Suara.com - Seksolog Dokter Boyke Dian Nugraha menyebutkan berdasarkan penelitian terdapat 55 persen wanita di Indonesia tidak mengalami orgasme ketika berhubungan intim.
Penyebabnya dikarenakan wanita kerap dianggap sebagai pemberi kepuasan bagi pria. Seharusnya, ketika berhubungan intim baik pria mau pun wanita harus sama-sama mencapai puncak kenikmatanya.
“Kalau prianya bisa ejakulasi ya wanitanya musti orgasme juga dong. Dia berhak untuk mendapatkan kepuasan seks, dia bukan hanya menjadi objek seks saja,” pungkas Dokter Boyke ketika berbincang dengan Nikita Mirzani melalui kanal Youtube Crazy Nikmir REAL, Jumat (10/3/2023).
Tak dipungkiri kerap kali wanita juga melakukan fake orgasme demi memuaskan pasangannya saja. Pemicunya pun beragam, mulai dari masih tabu sampai merasa kotor.
“Ada beberapa wanita-wanita yang menganggap seks itu kotor, enggak pantas buat diomong-omongin, kaya orang enggak berpendidikan. Padahal seks itu merupakan bagian dari satu kebahagian,” imbuhnya.
Orgasme pada wanita tentunya memiliki dampak yang luar biasa. Mulai dari kesehatan kulit sampai perasaan yang stabil. Kenikmatan orgasme yang dirasakan wanita pun bisa bertahan sampai seminggu. Berbeda dengan pria yang hanya berlangsung selama tiga hari.
Dokter Boyke menjelaskan bahwa hal tersebut berdasarkan sebuah penelitian mengenai hubungan intim bisa memicu keluarnya empat hormon. Meliputi hormon endorpin (rasa bahagia), serotonin (mood), oksitosin (perasaan cinta) dan dopamine (perasaan senang) keluar secara bersamaan dan menciptakan kenikmatan.
Dokter Boyke pun tak menampik bahwa pria kerap kali egois, lantaran setelah melakukan hubungan intim, pria selalu langsung tidur atau melakukan aktivtas lainnya.
Padahal setelah keduanya mencapai puncak kepuasannya masing-masing, 20 sampai 25 persen kulit menjadi lebih sensitif. Dokter Boyke menambahkan untuk menambahkan sentuhan-sentuhan lembut agar wanita pun bisa merasakan orgasme lagi. (Shilvia Restu Dwicahyani)
Baca Juga: Yuni Shara Beberkan Kebiasaan yang Kerap Dilakukan di Rumah: Ngomong Sendiri sama...
Berita Terkait
-
TERPOPULER HARI INI: Cek Fakta Prosesi Pemakaman Ferdy Sambo, Tips Dokter Boyke Area Kewanitaan Kendur, Video Suami Istri Venna Melinda
-
Berhubungan Seks 8 Kali Sehari Seperti Millen Cyrus, Ini Dampaknya Menurut Dokter Boyke
-
Miss V Berdarah Saat Malam Pertama Ternyata Tanda Bahaya, Ini Penjelasan Seksolog
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Kunci Adik Tiri di Kamar, Pria Way Kanan Gasak Uang Rp17 Juta Milik Orang Tua
-
BRI Boyong Promo Spesial 17 Agustus, Diskon 17% King Koil Hingga Hadiah Eksklusif
-
14 Ide Tebak-tebakan Lucu Bertema Pramuka yang Bisa Kamu Coba
-
BMW hingga Senjata Api Disita dari Markas Narkoba Bos Gendut di Kampung Bahari
-
Arthada Bawa Kembali Gaya 2016 di Perayaan Ulang Tahun ke-22
-
Kulkas Pintar Jadi Kunci Cegah Food Waste, Ini Cara Simpan Stok Makanan Mingguan agar Tetap Segar
-
Review Anak Semua Bangsa Karya Pramoedya: Dari Duka Menuju Kesadaran
-
Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
-
Dukung Ratusan Ribu UMKM, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun Pada 2026
-
Silent Skill Gap: Bahaya Lupa Cara Mikir Akibat AI