Suara.com - Bagi perempuan yang ingin menikah, seringkali menjalani berbagai tradisi yang ada, salah satunya dengan meratus area miss v. Meratus miss v sendiri merupakan perawatan untuk mengharumkan serta mengencangkan miss v melalui asap dari bahan-bahan yang dibakar.
Dengan menjalani perawatan satu ini, dipercaya akan membuat area miss v menjadi wangi serta kencang. Oleh sebab itu, beberapa kerap menjalani perawatan ini untuk menjaga kesehatan area miss v.
Namun, benarkah perawatan ratus ini dapat memberikan manfaat pada miss v? Dokter spesialis kandungan dan seksolog, Dokter Boyke mengatakan ratus memang perawatan yang boleh dilakukan. Namun, tempat untuk melakukannya tidak boleh sembarangan.
Dokter Boyke menjelaskan, perempuan harus melakukan ratus pada klinik maupun tempat khusus spa yang memang baik. Pasalnya, banyak salon yang menawarkan perawatan ratus, tetapi kandungan yang terdapat di dalamnya kurang baik.
“Kalau diratus boleh menurut penelitian, tetapi harus di klinik atau tempat khusus spa ya, bukan di tempat salon-salon gitu,” ujar Dokter Boyke dalam video yang diunggah di kanal Youtube TALKPOD tiga tahun lalu.
Menurut Dokter Boyke, alasan mengapa penting melakukan ratus di klinik, karena mereka jelas mengenakan berbagai bahan yang baik seperti kayu manis, kunyit, dan lain-lain. Bahan-bahan tersebut mengandung antiseptik yang bermanfaat pada area miss v.
“Karena dia (klinik) itu kan isinya pasti ada kayu manis, ada kunyit yang semuanya memang sudah dibuktikan bahan itu mengandung antiseptik, Mengandung untuk meningkatkan imunitas,” jelas Dokter Boyke.
Ratus dengan bahan-bahan yang baik juga memberikan berbagai manfaat lainnya, mulai dari mencegah keputihan, hingga membuat tekstur miss v yang baik.
“Dan hasil penelitiannya juga dikatakan bahwa orang yang secara teratur misalnya habis mens dilakukan fiji spa namanya mereka itu jarang terjadi keputihan, tekstur dari vaginanya menjadi lebih baik,” sambungnya.
Baca Juga: Enzy Storia Sering Perawatan Laser di Area Miss V, Dokter Boyke Bilang Begini
Sementara itu, alasan mengapa melakukan ratus di salon berbahaya karena tidak ada penanggung jawab jika terjadi sebuah masalah. Selain itu, bahan-bahan untuk membuat ratus pada salon juga tidak diketahui secara jelas.
“Tapi kalau dilakukan sembarangan, oleh salon yang tidak ada penanggung jawabnya itu justru berbahaya kita enggak tahu yang dibakarnya itu apa jangan jangan obat nyamuk,” jelas Dokter Boyke.
Oleh sebab itu, ia menyarankan agar para perempuan yang ingin melakukan perawatan ratus untuk selalu mengerti bahan-bahan yang digunakan. Jangan sampai, ratus yang dilakukan justru memberikan efek buruk pada area miss v.
Pastikan bahan untuk meratus menggunakan zat-zat alami yang terbukti bermanfaat. Zat-zat ini memang sudah memberikan efek baik kepada area miss v sejak zaman dulu.
“Enggak, karena kalau misalnya yang dibakar itu kayak kunyit, kayu manis itu dia justru mengandung zat-zat antiseptik yang semuanya memang sudah jadi sejak zaman dulu itu memang dipake organ-organ keperempuanan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BRI Perkuat UMKM Kepulauan Talaud Lewat Dedikasi Mantri BRI
-
Mantri BRI Tempuh Perjalanan Antardesa untuk Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud
-
Venom Audio Hadirkan Head Unit Berbasis ChatGPT dan Produk Terbaru di GIIAS 2026
-
Tolak Suap Rp1 Miliar, Eks Wakapolri Oegroseno Buka-bukaan Soal Kasus Tanah Sepolwan
-
Menjangkau Pelosok Talaud, Mantri BRI Perkuat Perekonomian Masyarakat Lewat Pendampingan UMKM
-
1 Agustus Hari Apa? Ini Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional
-
WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata
-
3 Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam yang Cocok Dipakai Sehari-hari
-
UMKM Antre Ajukan KUR Perumahan, Kuota Dinaikkan Jadi Rp50 Triliun
-
Modus Terbongkar! Bea Cukai Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Disamarkan Keramik Senilai Rp17,5 Miliar