Suara.com - Bulan Ramadhan menjadi waktu bagi umat Muslim untuk menahan diri dari segala macam godaan yang ada. Salah satu godaan yang juga harus ditahan saat bulan Ramadhan yaitu pandangan.
Bagi mereka yang menjalankan puasa di bulan Ramadhan, diharapkan dapat menjaga pandangan dari hal-hal buruk. Menjaga pandangan ini dapat menjaga diri dari godaan syahwat yang bisa saja membuat puasa menjadi tidak sempurna.
Meski demikian, tidak bisa dipungkiri terkadang godaan-godaan terkait pandangan juga cukup berat. Salah satunya untuk menghindari diri sendiri terhadap film-film dewasa alias porno. Hal ini karena sejatinya manusia memiliki hasrat seksual dalam diri. Hal itu yang membuat seseorang terdorong untuk melihat film porno saat sedang berpuasa.
Namun, sebenarnya bagaimana hukum menyaksikan film porno di bulan Ramadhan. Apakah puasa yang dijalankannya menjadi batal atau tetap sah?
Mengutip NU Online, menonton film porno sendiri diketahui kegiatan yang diikuti oleh syahwat dalam diri sendiri. Sementara itu, pemandangan terhadap sesuatu dengan syahwat tidak termasuk dari hal-hal yang membatalkan puasa. Artinya puasa yang dijalankan tetap sah.
“Sperma jika keluar (ejakulasi) sebab onani, maka puasa seseorang batal. Tetapi jika mani keluar dengan semata-mata pikiran dan memandang dengan syahwat, maka puasanya tidak batal. Sedangkan ejakulasi sebab kontak fisik pada selain kemaluan, sentuhan, atau ciuman, maka puasanya batal. Ini pandangan mazhab Syafi’i. Demikian juga pandangan mayoritas ulama” (Lihat: Imam An-Nawawi, Raudhatut Thalibin wa Umdatul Muftin [Beirut, Darul Fikr: 2005 M/1425-1426 H], juz II, halaman: 247).
Meski demikian, bukan berarti menyaksikan film porno saat bulan puasa adalah hal yang diperbolehkan begitu saja. Justru, hal-hal yang mengundang syahwat seperti menonton film porno atau berciuman dengan pasangan dapat mengundang syahwat.
Hal-hal tersebut dapat memancing seseorang melakukan sesuatu yang membatalkan puasanya, seperti onani atau berhubungan seks.
“Yang menjadi pertimbangan adalah sejauh mana tindakan tersebut mengobarkan syahwat dan dikhawatirkan terjadi ejakulasi dan orgasme.” (Lihat: Imam An-Nawawi, Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab, [Kairo, Al-Maktabah at-Taufiqiyyah: 2010 M], juz VI, halaman: 323).
Baca Juga: Kenapa Ada Waktu Imsak? Penanda Batas Akhir Makan Sahur saat Puasa
Tidak hanya itu, hikmah dari puasa sendiri juga untuk mengendalikan hawa nafsu yang dimiliki dari berbagai syahwat. Dengan mengendalikan diri dari hawa nafsu itu, membuat puasa yang dijalankan menjadi lebih sempurna dan berkah.
“Pengendalian diri dari syahwat pada bulan Ramadhan sangat dianjurkan. Ini merupakan rahasia dan tujuan paling agung dari ibadah puasa. Telah lalu penjelasan bahwa seseorang yang berpuasa menjauhi diri dari ghibah, ucapan buruk, saling caci, saling memaki, dan perkataan lain yang tidak mengandung kebaikan.” (Lihat: Imam an-Nawawi, 2010 M: VI/345).
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan
-
Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang
-
Review ANTA PG7 Travel 2: Sepatu Lari Murah Teknologi 'Dewa', Nyaman Buat Daily Run?
-
Bullet Train Explosion: Ketika Shinkansen Berpacu Melawan Bom dan Waktu
-
Gianni Infantino Murka, Tuding Kritikus FIFA Sebarkan Kebencian
-
Sungai Musi dan Jejak Batu Bara: Ketika Jalur Logistik Bertemu Krisis Ekologi
-
Jepang Gempa Bumi Besar 7,1 Magnitudo, Ada Peringatan Tsunami
-
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 Triliun
-
Survei SMRC: Popularitas MBG Tinggi, Tapi Kepuasan Publik Merosot