Suara.com - Bukan rahasia lagi bahwa petasan atau mercon merupakan salah satu benda yang berbahaya. Bahkan, sejumlah daerah telah melarang penggunaan petasan atau mercon.
Hal ini lantaran mercon atau petasan bisa menyebabkan kebakaran, kerugian, hingga korban jiwa. Salah satu contohnya seperti yang tampak dalam unggahan akun Instagram berita_gosip.
Dalam unggahan itu, seorang wanita hanya bisa bersabar melihat 1.200 butir telur dagangannya ludes terbakar. Kejadian ini disebabkan oleh sang anak yang bermain petasan tanpa pengawasan.
"Astagfirullahaladzim, telur semuanya ya Allah, hangus, subhanallah. Masya Allah, astagfirullahaladzim," ujar wanita ini sambil menangis dan berteriak.
Dalam video itu, wanita tersebut juga memperingatkan para orang tua untuk berhati-hati jika anak bermain kembang api. Terlihat beberapa telur sudah gosong dan berasap.
"Semua telur bisa matang cuma karena kembang api sebentar saja padahal," tulisnya dalam video itu. Wanita ini juga tampak memecahkan telur dan menaruh isinya di sebuah wadah.
Kejadian tersebut terjadi pada sore hari sebelum buka puasa. Meski kerugian terbilang cukup besar, ia bersyukur tak ada korban jiwa akibat kejadian ini.
Unggahan ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
"Alhamdulillah-nya cuma telur yang kebakar, kalau anaknya ikut kebakar makin menyayat hati. Pelajaran buat kita nih, anak harus diawasi apalagi kalau main yang berbahaya gini," komentar seorang warganet.
Baca Juga: Bentrok Suporter Persis Solo vs Bobotoh, Begini Kesaksian Netizen
Warganet lain ikut berkomentar. "Makanya kenapa mercon dan teman-temannya selalu dirazia takutnya ya seperti ini, bahaya banget kalau sampai merembet bisa kena tetangga, aduh ngeri deh," ujar warganet ini.
Sementara itu, hanya beberapa jam setelah diunggah, video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 3 ribu akun di Instagram.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil, Ratusan Organisasi Cium Bahaya Dwifungsi TNI
-
Akses Layanan Kesehatan Program JKN Berikan Rasa Aman Bagi Emanuel Giai
-
BRI Hadirkan Promo Buy 1 Get 2 Tiket Bioskop di XXI dan Diskon Popcorn
-
Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi NDR, Diduga Pelaku Penusukan Berantai
-
Diskon 20 Persen Bersantap di Dragon Hot Pot Bersama BRI
-
8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf
-
Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda
-
Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau