Suara.com - Selama ini masih banyak yang menganggap bahwa kecerdasan hanya dilihat dari segi akademik. Padahal, kecerdasan emosional tak kalah pentingnya bagi generasi muda.
Hal itulah yang dilakukan oleh Djarum Foundation lewat Beasiswa Plus periode 2023-2024. Mereka tidak hanya memberikan dana pendidikan sebesar Rp 1 juta setiap bulan. Namun, penerima beasiswa juga akan menerima berbagai pelatihan keterampilan lunak atau soft skills selama 1 tahun.
Dalam keterangannya baru - baru ini, Program Manager Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Abraham Delta Oktaviari menjelaskan, pemberian pelatihan keterampilan lunak bertujuan agar penerima beasiswa bisa menjadi generasi plus yang memiliki keterampilan lunak abad ke-21.
Selain itu juga diharapkan bisa lebih adaptif dalam menghadapi situasi dunia yang cepat berubah dan semakin kompleks. Dengan memiliki keterampilan lunak, generasi muda diyakini dapat cerdas secara intelektual dan matang secara emosional sehingga lebih tangguh dalam menghadapi perkembangan zaman yang kian pesat.
“Kami berharap para generasi muda kelak tidak hanya cerdas secara akademik tapi juga matang secara emosional, punya daya juang yang tinggi dan peka terhadap permasalahan sosial, sehingga mereka mampu menjadi calon pemimpin yang tangguh dan mampu memberikan solusi yang tepat,” ujar Abraham Delta Oktaviari.
Berbagai program pelatihan keterampilan lunak yang akan diterima antara lain, Character Building, Leadership Development, Nation Building, Competition Challenges, dan International Exposure. Selain itu, terdapat pula program Community Empowerment yang memberikan penerima beasiswa kesempatan menerapkan berbagai keterampilan lunak yang telah diperoleh dengan terlibat secara proaktif menemukan solusi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya.
Hal inilah yang dirasakan oleh Swara Adzani, penerima Djarum Beasiswa Plus tahun ajaran 2022/2023 dari Universitas Diponegoro. “
Setelah mengikuti pelatihan di Djarum Beasiswa Plus saya menjadi lebih mantap dan yakin dalam memilih karir yang akan saya ambil kedepannya. Saya bahkan bisa mengambil langkah-langkah yang perlu untuk menjadi pemimpin di masa depan dan mewujudkan semua mimpi yang saya ingin wujudkan,” ujarnya.
Tak hanya mengasah kecakapan intelektual dan emosional, program beasiswa ini juga memungkinkan para penerima beasiswa memperluas wawasan dan jejaring.
Baca Juga: Tak Disangka, Pelukan Punya Manfaat bagi Kesehatan Mental
“Para penerima program beasiswa berasal dari 97 Perguruan Tinggi di Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. Keberagaman ini menawarkan relasi, jejaring dan wawasan yang luas bagi penerima beasiswa, sehingga mereka dapat memahami pemasalahan yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia dan saling bertukar solusi,” imbuh Abraham Delta Oktaviari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Novel Negara Kelima, Menguak Konspirasi Gelap Kelompok Aparat Korup
-
Mengurai Inovasi Regulasi dan Dominasi Institusi di Balik "Rebound" Pasar Kripto Global
-
Tidar Jakarta Barat: Pelantikan Sudaryono Momentum Pembenahan Sistem MBG
-
Soroti 'Privilese' Eks Jampidsus, Legislator NasDem: Jangan Sampai Muncul Kesan Perlakuan Berbeda!
-
Kris Dayanti Sabet Juara 1 Kejurnas Wushu Kungfu 2026, Buktikan Usia Bukan Halangan
-
Film La La Land Rayakan Anniversary 10 Tahun, Poster Terbaru Jadi Sorotan
-
PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah Tersangka Tak Pakai Rompi Pink-Borgol
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
-
PMII Kritik Kejagung: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah Jadi Tersangka Tanpa Rompi Pink dan Diborgol
-
Ferris Wheel at Night: Misteri Pembunuhan dan Wajah Kelam Kehidupan Elite