Suara.com - Para traveller siapa tak kenal Labuan Bajo? Destinasi wisata yang terletak di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dijuluki surganya Indonesia. kisaran harga paket wisata Labuan Bajo 2023 pun tak terlalu mahal. Kamu yang tertarik pergi ke sana pun bisa memilih titik berangkat bahkan dari pulau Jawa.
Tahun ini, kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo melonjak setelah pandemi Covid-19 terkendali. Kalau kamu ingin menjadi salah satu yang merasakan sensasi menjejakan kaki di sana berikut adalah kisaran uang yang perlu dikeluarkan.
Melansir berbagai situs perjalanan wisata, trip ke Labuan Bajo dibagi dalam beberapa kategori dengan kisaran harga yang berbeda. Jenis-jenis paket wisata antara lain one day trip, paket tiga hari dua malam, family trip, hingga paket bulan madu.
Untuk trip yang hanya sehari dan dimulai dari tempat wisata, harganya sekitar Rp350.000. Walau demikian, calon wisatawan masih harus merogoh kocek untuk menuju tempat wisata dari tempat tinggal. Sementara itu, paket menginap harganya mulai dari Rp1 – Rp3 juta tergantung lamanya.
Harga ini tentu sepadan dengan destinasi wisata yang akan dinikmati. Beberapa paket wisata bahkan menyediakan paket menyelam dan menyewa kapal pesiar dengan harga khusus. Pasalnya Labuan Bajo juga merupakan pintu gerbang menuju Pulau Komodo yang merupakan binatang khas yang hanya ada di Indonesia.
Taman Nasional Komodo yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1991 ini terdiri dari Pulau Komodo, Pulau Rinca, Pulau Padar, dan beberapa pulau lain di sekitarnya. Kehadiran komodo (Varanus komodoensis) yang merupakan kadal raksasa di dunia ini pertama kali diliput dalam jurnal ilmiah pada tahun 1912.
Jurnal tersebut ditulis oleh Pieter Antonie Ouwens, Direktur Museum Zoologi Bogor. Penemuan tersebut menjadi awal mula eksistensi Labuan Bajo di mata dunia karena banyak turis dan ilmuwan yang datang untuk melihat langsung ora, sebutan komodo dari warga lokal.
Ketika berada di Taman Nasional Komodo, akan disuguhkan beberapa atraksi yang menakjubkan. Salah satunya adalah berfoto bersama Komodo. Ini akan menjadi pengalaman tidak terlupakan seumur hidup yaitu berfoto bersama hewan langka yang hanya ada di Indonesia.
Selain komodo, taman nasional ini juga terkenal akan panoramanya yang memesona. Bagi pehobi fotografi, wajib memasukkan beberapa spot di sini sebagai tempat berfoto.
Sebut saja Pulau Padar yang ikonik dengan pulaunya yang berbentuk perbukitan serta gradasi laut biru di latar belakang. Pulau Kelor juga tidak kalah keren dengan pemandangan pulau dan laut biru jernih dari puncak Pulau Kelor terlalu indah untuk dilewatkan.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
5 Tempat Wisata di Ancol yang Cocok untuk Dikunjungi Keluarga saat Lebaran
-
3 Hari Jelang Lebaran, Harga Emas Antam Menyusut Rp12.000
-
Dirlantas Polda Metro Jaya: Ganjil Genap di Jakarta Ditiadakan Selama Libur Lebaran 2023
-
Catat Tanggalnya! Pemerintah Kota Pekanbaru Melarang Angkutan Barang Beroperasi Selama Libur Lebaran
-
Antisipasi Kemacetan di Libur Lebaran, Jalur Utama Jogja-Wonosari Ruas Patuk Bakal Diterapkan Sistem Buka Tutup
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan