Suara.com - Silaturahmi memang menjadi hal yang membawa banyak efek baik, terlebih di momen Lebaran seperti sekarang. Menyambut tamu dengan baik juga bisa mendatangkan pahala.
Namun, ketika Anda menjadi tuan rumah dan mendapatkan tamu yang menyebalkan, tentu rasanya ingin lekas diakhiri saja, kan? Biar silaturahmi tetap terjaga, adakah cara halus mengusir tamu menyebalkan saat Lebaran?
Berikan Kode Jam
Salah satu kode paling umum yang bisa dipahami banyak orang adalah terkait waktu. Ketika tamu mulai menyebalkan atau Anda ingin beristirahat, Anda bisa mulai berbicara mengenai waktu yang ditunjukkan oleh jam.
Misalnya saja, waktu beribadah, waktu saudara lain akan tiba, atau agenda lain yang berkaitan dengan waktu. Bicarakan dengan jelas sehingga kode ini bisa ditangkap dengan baik oleh si tamu.
Jangan cemas. Batas waktu bertamu adalah hak yang Anda miliki sebagai tuan rumah.
Pengaruhi Mood Tamu
Cara ini memang agak sedikit kasar, tapi cukup efektif untuk mengingatkan bahwa waktu berkunjung telah usai. Dengan mempengaruhi mood dari tamu, maka diharapkan tamu yang berkunjung bisa sadar bahwa waktu berkunjungnya sudah mencapai batas.
Misalnya saja ketika tamu diketahui tidak menyukai hawa panas, maka Anda bisa meningkatkan suhu ruangan secara berkala dan membuat ruangan menjadi lebih hangat. Tamu yang merasa kurang nyaman ini akan mundur perlahan dan akhirnya pamit.
Baca Juga: Simak Rincian Diskon Tarif Jalan Tol di Pulau Jawa Jelang Arus Balik Lebaran
Berpura-Pura Tidak Enak Badan
Cara ketiga yang bisa Anda gunakan adalah berpura-pura tidak enak badan. Ini bisa dipakai dengan alasan akibat kelelahan, terkena hujan, atau penyebab lain yang bisa memicu rasa tidak nyaman pada badan Anda
Anda bisa mengatakannya secara gamblang terkait kondisi yang sedang tidak fit pada tamu sebagai isyarat jelas. Anda Dapat juga mengambil obat pereda sakit kepala dan meminumnya di hadapan tamu yang datang.
Cara pamungkas, bisa dengan mengajak si kecil istirahat karena mulai mengantuk atau rewel. Apa pun cara yang digunakan, lakukan dengan natural dan sehalus mungkin agar tamu tidak tersinggung, ya.
Teguran Langsung
Jika kode-kode di atas tidak bekerja, mungkin sudah waktunya Anda mengungkapkan secara langsung rasa tak nyaman yang mulai dirasakan. Terkait dengan pertanyaan yang diajukan, komentar yang terlontar, atau perilaku kurang pantas, hal-hal itu bisa diungkapkan secara langsung untuk mengusir secara halus.
Sampaikan setiap teguran dengan sopan dan lembut, agar tidak terlalu menyakiti hati tamu yang datang. Semoga beberapa cara halus mengusir tamu menyebalkan saat Lebaran di atas bermanfaat!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC