Suara.com - Artis Feby Febiola ungkap enaknya tinggal di Bali. Pemain sinetron Tersanjung itu memang telah tinggal di pulau Dewata tersebut sejak 2016, pasca menikah dengan Franky Sihombing.
Setelah hampir tujuh tahun menetap di Bali, Feby menyadari kalau salah satu hal menyenangkan hidup di sana karena biaya hidup yang jauh lebih murah dibandingkan di Jakarta.
"Semuanya lebih murah, betul. Living cost di Bali itu sangat-sangat jauh banget kalau dibandingkan dengan Jakarta. Kalian bisa pilih gaya hidup yang lebih sederhana," ungkap Feby dikutip dari cuplikan videonya yang diunggah ulang oleh akun Instagram rumpi_gosip, dikutip Rabu (3/5/2023).
Bagi Feby, biaya hidup yang murah di Bali termasuk dalam membeli makanan. Tidak hanya harganya yang terjangkau, tetapi pilihan menu masakan di Bali juga sangat beragam.
"Makanan juga tersedia dari yang paling murah, paling mahal, semua ada. Jadi pilihan makanannya banyak banget. Kalau mau makan dari semua negara di sini ada dan otentik. Jadi makanan Britania, terus mau pilih makanan Amerika Latin, semua ada disini dan jujur enak-enak karena yang masak itu orang asli dari sana," ujar artis 44 tahun tersebut.
Terkait lalu lintas di jalanan Bali, Feby merasa kalau daerah tersebut hanya macet ketika hari tertentu. Meski sama panasnya, cuaca di sana dirasa masih lebih nyaman dibandingkan Jakarta.
"Bali itu hanya macet di hari-hari tertentu dan kalau hari biasa lebih ke nggak macet. Kalau mau lebih nyaman, nggak macet, ya naik motor. Cuma mungkin memang agak panas, tapi beda kok panasnya di Bali dan Jakarta," tuturnya.
Testimoni Feby pun menuai pro kontra dari warganet. Ada pula beberapa yang membandingkan tingkat kemurahan biaya hidup di Bali dengan Yogyakarta. Juga membandingkan tingkat penghasilan standar provinsi di kedua daerah tersebut.
"Yang Jkt ke Bali anggapnya pasti lbh murah,, tp yg orang Banyuwangi ke Bali ya pasti anggepnya mahal," komentar @abcxxxx.
Baca Juga: Fakta-fakta Ajudan Pribadi Tipu Kawan Sendiri Demi Biaya Hidup Mewah
"Lebih murah di Yogyakarta ga seh.. jajan mie ayam lima tibu ayamnya lumer sampai meleber," ujar @devxxxx.
"Apaan? Jogja murah itu cuma mitos," balas @krpxxxx.
"Yogya - Bali mending mana ya?" tanya @widyxxxx juga.
"Bali lah," balas @krpxxxx lagi.
Sebagai perbandingan, Upah Minimum Provinsi (UMP) di Bali pada tahun 2023 sebesar Rp 2.713.672. Sedangkan di Yogyakarta UMP tahun 2023 sebesar Rp 1.981.782.
Apakah Anda setuju dengan pendapat Feby Febiola yang sebut biaya hidup di Bali murah?
Berita Terkait
-
Sempat Bantah Mokondo, Kini Nikita Mirzani Akui Biaya Hidup Antonio Dedola Dibantu Pemerintah Jerman
-
Kisah Pasutri Tipu dan Telantarkan Jemaah Umrah di Arab, Kabur ke Yogyakarta Alasan Biaya Hidup Murah
-
Bikin Cowok Minder, Erika Carlina Sebut Biaya Hidup Ideal di Jakarta Capai Setengah Miliar Sebulan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih