Pramono Rayu Prabowo, Danantara Diminta Bantu Ekspansi LRT ke JIS dan Halim

Rabu, 16 September 2026 | 16:31 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat peresmian LRT rute Kelapa Gading menuju Manggarai di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Rabu (16/9/2026). [Suara.com/Adiyoga]
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melobi Presiden Prabowo agar melibatkan Danantara dalam proyek LRT pada Rabu (16/9/2026).
  • Pemprov DKI Jakarta menargetkan ekspansi rute LRT menuju Jakarta International Stadium dan Stasiun Whoosh Halim.
  • Presiden Prabowo Subianto menyatakan dukungan dan menegaskan bahwa Danantara wajib membantu pembangunan infrastruktur tersebut.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menatap visi besar untuk terus memperluas jejaring konektivitas transportasi berbasis rel di wilayah perkotaan.

Target ekspansi infrastruktur dipaparkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat peresmian LRT rute Kelapa Gading menuju Manggarai di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Rabu (16/9/2026).

Rute kereta ringan perkotaan itu kini diproyeksikan untuk segera menembus Jakarta International Stadium hingga terhubung dengan simpul Kereta Cepat Whoosh di Halim.

Demi mewujudkan rencana besarnya, Pramono secara terbuka melobi Prabowo agar badan pengelola investasi nasional turut digandeng.

“Bapak Presiden, akan lebih menggembirakan kalau kemudian Bapak tugaskan Danantara juga ikut membantu kami, Pak,“ tuturnya penuh harap.

Keterlibatan Danantara dinilai mampu mengakselerasi pendanaan proyek strategis daerah agar tidak membebani APBD secara berlebih.

Ekspansi transportasi publik sendiri terus digenjot demi memperkuat integrasi antarmoda yang saling bertaut di seluruh penjuru Jakarta.

“Kami membangun LRT Jakarta ini untuk memperkuat sistem transportasi publik yang terintegrasi, meningkatkan produktivitas, layanan publik serta konektivitas. Konektivitas di Jakarta sekarang ini sudah 93 persen, dan sejak 2 tahun ini, Bapak Presiden, yang menggunakan transportasi publik meningkat setiap tahunnya 15 persen,“ klaim Pramono.

Keterhubungan lintasan dengan Whoosh dipandang sangat vital guna menyatukan mobilitas warga komuter antarprovinsi dengan jejaring transportasi di dalam kota.

Pemerintah daerah berharap kolaborasi strategis dengan pemerintah pusat dapat terwujud demi memantapkan posisi Jakarta sebagai kota global yang kompetitif.

Sebab, Prabowo dalam kesempatan yang sama juga seolah memberi sinyal bahwa ia sependapat dengan Pramono soal keterlibatan Danantara dalam proyek pengembangan infrastruktur Jakarta.

“Saya kira, Danantara wajib membantu,“ tegas sang Kepala Negara.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com