Suara.com - Ketika menstruasi, beberapa wanita tetap melakukan hubungan seksual. Hal ini karena sebagian wanita memiliki hasrat seksual yang tinggi ketika menstruasi. Namun, hal yang juga kerap menjadi pertanyaan bagi beberapa orang yaitu apakah hubungan seks saat menstruasi bisa sebabkan hamil?
Melansir Natural Cycles, berhubungan seks saat menstruasi rupanya memiliki peluang untuk bisa hamil. Namun, kemungkinan peluang hamil ini sangat kecil. Hal ini karena ketika menstruasi, sperma ada yang tertahan pada sistem reproduksi wanita.
Ketika wanita tersebut memasuki masa subur, terjadi pembuahan sehingga membuat wanita menjadi hamil. Namun kemungkinan hal tersebut terjadi sangat kecil. Pasalnya, sperma biasanya tidak bisa bertahan di dalam sistem reproduksi terlalu lama.
Sementara itu, ketika hamil, wanita juga tidak ada ovulasi sehingga kemungkinan hamil sangat kecil. Biasanya, bagi pasangan yang ingin melakukan program hamil lebih tepatnya pada hari ovulasi karena saat wanita sedang subur.
Terkait kemungkinan hamil juga bisa terjadi ketika wanita alami ovulasi di akhir siklus menstruasi. Hal ini biasanya terjadi karena puncak kesuburan terjadi di awal siklus menstruasi.
Oleh sebab itu, tidak ada metode KB yang 100 persen efektif. Bahkan, ketika para pria menggunakan kondom juga tetap berpotensi sebabkan kehamilan karena robek atau rusak. Beberapa pil KB juga bisa memiliki potensi kehamilan pada wanita.
Namun, apakah hubungan seks saat menstruasi itu aman?
Melansir Medical News Today, terkait hubungan seks saat menstruasi sendiri tetap diperbolehkan. Hanya saja, pasangan tetap harus memperhatikan beberapa keamanan ketika melakukannya. Pasalnya, hubungan seks saat menstruasi berisiko sebabkan infeksi menular seksual.
Selain itu, berhubungan seks saat hamil juga bisa adanya iritasi dan infeksi jamur dan bakteri pada Miss V. Beberapa kondisi akibat hubungan seks ketika menstruasi di antaranya:
Baca Juga: Jennifer Coppen Curhat Bau Ketiak Saat Hamil Trimester Awal
- Klamidia
- Kutil kelamin
- Gonorea
- Hepatitis B
- Herpes
- HIV
- Virus Papiloma Manusia (HPV)
- Moluskum Menular
- Sifilis
- Trikomoniasis
- - Kudis dan kutu kemaluan
Oleh sebab itu, sangat disarankan menggunakan kondom demi keamanan kesehatan. Hal tersebut juga membantu mencegah potensi kehamilan saat berhubungan seks di masa menstruasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Merayakan Imlek Makin Hemat: Restock Skincare dan Makeup Favorit di Watsons Promo!
-
7 Kompor Tanam Paling Awet, Pemantik tidak Gampang Macet
-
Apa Bedanya Smart TV, Google TV dan Android TV? Ini Rekomendasi Mereknya
-
5 Rekomendasi Sepeda Gunung Rp700 Ribuan, Kokoh dan Tangguh di Segala Medan
-
Tasya Farasya Hadirkan Sentuhan Maroko di Koleksi Raya 2026 Bersama Minimal: Detailnya Memesona!
-
Cara Cek Desil dan Memperbaharui Data Manual Agar Dapat Bansos
-
Terpopuler: Link Download Poster Karnaval Ramadan, Air Fryer Low Watt Mulai Rp200 Ribuan
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Makna Imlek bagi Detektif Jubun: Menata Hati, Menjaga Integritas
-
Dari 2.000 Meter ke 30 Hektare: Kisah Rosita dan Hutan Organik yang Tumbuh dari Keteguhan