Suara.com - Video syur mirip Rebecca Klopper tengah ramai diperbincangkan publik. Link video syur mirip Rebecca Klopper ini kemudian diburu warganet.
Bahkan, di aplikasi berbagi video doodstream, kata kunci Rebecca Klopper sangat tinggi. Banyak orang yang penasaran dengan isi video tersebut.
Padahal, menonton video porno adalah hal yang dilarang oleh agama dan bisa berdampak pada otak. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Buya Yahya.
Akun TikTok tobatgaes50 berbagi video saat Buya Yahya menyebutkan bahwa menonton video porno memiliki bahaya yang berat. Buya Yahya juga mengingatkan bahwa jangan menganggap sepele bahaya video porno.
"Bahayanya orang nonton film kotor, film porno, itu adalah bahaya berat sekali. Sehingga modelnya itu manusia bahkan pakai kopiah, ya otaknya otak iblis," ungkap Buya Yahya.
Bahkan, Buya Yahya juga mengungkapkan menonton film porno dengan suami atau istri juga dapat bersifat merusak. Pasalnya, video porno dapat membuat pikiran terisi gambar-gambar tak senonoh.
"Sehingga kalau melihat perempuan, langsung kebayang ke sana," bebernya. Ia juga terus mengingatkan bahwa menonton video porno adalah haram dalam agama Islam.
Bukan hanya dalam segi agama, Buya Yahya juga mengungkapkan soal bahaya video porno dalam sisi psikologi. Disebutkan bahwa video porno dapat merusak otak penikmatnya.
"Psikolog pun melarangnya demikian karena itu merusak, sehingga yang ada di otaknya, khayalan-khayalan yang tidak ada di alam nyata," jelas Buya Yahya.
Baca Juga: Link Video Rebecca Klopper Viral Durasi 47 Detik Masih Diburu Warganet, Baca Ini Sebelum Klik Link
Buya Yahya kemudian mengungkapkan bahwa video porno dapat merusak mental. Ia juga mengungkapkan seseorang yang sering menonton video porno dapat mudah bersyahwat ketika melihat lawan jenis.
Untuk menghindari hal itu, Buya Yahya kemudian mengatakan untuk sebisa mungkin menjauhi konten-konten pornografi.
"Semakin dia menghindar, semakin lama jarak dia dari menonton itu semakin hilang (ingatan soal pornografi). Tapi kalau kita nonton lagi, tergores lagi, dan terus begitu. Dan itulah pendidikan dari Al Quran dari Allah agar kita orang beriman itu menutup mata," kata Buya Yahya.
"Jadi semakin kita pandai memejam mata, kita nggak melihat yang demikian itu. Semakin indah kita dengan pasangan yang halal," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Buntut Video Syur, Rebecca Klopper Disebut Cewek Red Flag hingga Fadly Faisal Didesak Putusin Sang Kekasih
-
Fadly Faisal Terseret dengan Viralnya Video Syur Mirip Rebecca Klopper, Haji Faisal: Saya Sudah Tanya ke Anaknya, Dia Bilang...
-
Usai Video Syur Viral, Rebecca Klopper 'Diusir' dari Rumah Fadly Faisal
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Promo Pesta Awal Tahun 2026 di Indomaret, Diskon Besar-besaran Hingga 50 Persen
-
7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
-
Apakah Bank Buka Tanggal 2 Januari 2026? Cek Jadwal Operasionalnya
-
15 Prompt AI Tahun Baru 2026 yang Kreatif, Relevan, dan Siap Digunakan
-
Cara Aktivasi Akun Coretax, Masih Boleh Dilakukan di 2026? Begini Ketentuan Resmi DJP
-
4 Zodiak yang Diramal Bakal Hoki Sepanjang Bulan Januari 2026, Kamu Salah Satunya?
-
6 Shio Paling Beruntung Hari Ini 1 Januari 2026, Hoki di Awal Tahun Kuda Api!
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Selevel Docmart: Harga Lebih Bersahabat, Kualitas Tak Kalah
-
3 Zodiak Paling Beruntung Sepanjang 2026, Karier dan Cinta Dalam Genggaman
-
Hidup Makin Digital, Layanan Antar Barang Ikut Berubah Lebih Personal