Suara.com - Disebut mantap maju sebagai Walikota Depok, Kaesang Pangarep bakal larang masyarakatnya pakai mobil untuk menghilangkan kemacetan. Memangnya bisa efektif?
Pernyataan ini diungkap Kaesang di kanal YouTube Kaesang Pangarep by GK Hebat, dikutip suara.com, Sabtu (17/6/2023). Putra bungsu Presiden Jokowi ini ditanya bagaimana cara mengatasi kemacetan, bila nanti terpilih jadi Walikota Depok.
"Kalau di Jakarta memberlakukan ganjil genap, kalau saya malah nggak boleh ada mobil sekalian," ujar Kaesang mantap disambut wajah terperangah Komika Kiky Saputri dan istrinya, Erina Gudono.
Lebih lanjut, lelaki yang disebut sudah mendapat dukungan partai PSI itu, mengaku tidak akan ambil pusing terhadap masyarakat yang sudah membeli mobil.
"(Lalu orang pakai apa?) Urusan mereka yang penting kan nggak macet. Salah mereka beli mobil," ungkapnya tegas.
Namun saat Kaesang ditanya Erina, dengan cara apa ia pergi bekerja jika kata Kaesang larang mengendarai mobil. Kaesang tetap akan mengendarai mobil saat bekerja, dan menganggapnya sebagai hak.
"Loh, saya walikotanya, saya naik mobil dong," jawab Kaesang yang membuat Kiky lagi-lagi terperangah.
Meski apa yang disampaikan Kaesang terkesan mustahil di Indonesia, khususnya di kota Depok. Apalagi penelitian menunjukan sangat sulit mengubah kebiasaan naik kendaraan pribadi, bahkan meski angkutan umum disediakan gratis,
Tapi ada loh beberapa kota kecil di dunia, yang berhasil menerapkan larangan pakai kendaraan pribadi seperti motor dan mobil, seperti mengutip Insider sebagai berikut:
Baca Juga: Ditanya Alasan Kenapa Cinta Kaesang Pangarep, Jawaban Erina Gudono Bikin Ngakak
1. Madrid
Madrid melarang kendaraan tua, khususnya mobil bertenaga gas yang dibuat sebelum tahun 2000, atau kendaraan diesel yang dibuat sebelum tahun 2006.
Hasilnya larangan tersebut berhasil mengurai kemacetan di Madrid hingga sepertiganya. Bahkan ampuh menahan 20 persen mobil yang berusaha memasuki kota tersebut.
2. Oslo Norwegia
Oslo, ibukota Norwegia menargetkan bebas karbon pada 2030 mendatang. Pada 2019 pemerintah setempat menerapkan kebijakan bebas mobil di pusat kota Oslo.
Termasuk mengurangi akses kendaraan pribadi, dan jalur baru untuk pejalan kaki. Bahkan diterapkan juga kebijakan mengurangi 700 tempat parkir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Kode Ice Cream dan Grape Ribuan Kali Disebut di Epstein Files, Benarkah Terkait Kekerasan Seksual?
-
10 Promo Skincare dan Makeup Viva Cosmetics Terbaru Februari 2026
-
Kekayaan Hary Tanoesoedibjo yang Namanya Masuk Epstein Files
-
Belajar Menang dari Proses: Perjalanan Panjang Siswa Indonesia di Dunia Robotika Global
-
Daftar Kode Terselubung dalam Epstein Files, Ada Pizza hingga Ice Cream
-
Dorong Smart Diplomacy, OIC Youth Indonesia Siapkan Pemimpin Muda Global
-
5 Rekomendasi Smart TV 32 Inch Murah Terbaik untuk Keluarga Baru
-
Siapa Keluarga Rothschild yang Disebut dalam Epstein Files? Ini Profilnya
-
Kenapa Pakai Retinol Perih dan Gatal? Ini 5 Retinol yang Aman untuk Pemula
-
88 Negara Bebaskan Visa untuk WNI, Ini Beda Visa on Arrival dan Electronic Travel Authorization