Suara.com - Onani atau mastrubasi seringkali dikaitkan dengan berbagai hal, termasuk masalah berat badan. Banyak mitos yang mengatakan kalau onani yang terlalu sering bisa membuat berat badan menjadi menurun.
Hal ini karena pria kehilangan protein dari sperma yang keluar saat onani. Oleh sebab itu, onani yang berlebih seringkali dikaitkan dengan turunnya berat badan. Namun, bagaimana kebenarannya? Apakah onani berkaitan dengan penurunan berat badan?
Melansir Man Matters, dari hasil penelitian, tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan onani membuat berat badan menjadi menurun. Pasalnya, onani merupakan aktivitas seksual normal, yang justru memberikan manfaat seperti hilangkan stres maupun meningkatkan kualitas tidur.
Sementara penurunan berat badan biasanya terjadi karena kondisi fisik, baik pola makan yang menurun, banyaknya aktivitas fisik, hingga genetika. Oleh sebab itu, onani tidak memiliki kaitan langsung dengan penurunan berat badan.
Meski demikian, onani sendiri membantu meningkatkan detak jantung dan membakar kalori dalam tubuh. Hal ini bisa memengaruhi berat badan. Namun, onani sendiri bukan menjadi faktor utama turunnya berat badan.
Bukan hanya penurunan, onani juga tidak berkaitan dengan adanya penambahan berat badan. Hal ini karena onani akan membantu membakar kalori dalam tubuh sehingga tidak menumpuk. Oleh karena itu, berat badan tidak akan meningkat.
Efek positif dari onani juga membuat mental menjadi baik. Ini membuat orang tersebut melakukan berbagai hal-hal positif yang membantu menjaga berat badan untuk tetap ideal. Dengan demikian, onani juga tidak membuat berat badan seseorang bertambah.
Selain penurunan dan penambahan berat badan, onani juga sering dikaitkan dengan kekuatan tubuh. Orang yang sering melakukan onani dinilai memiliki tubuh yang lebih lemah. Namun, belum ada bukti ilmiah kalau orang yang sering onani mudah lelah dan lemah.
Onani juga tidak menggunakan energi yang signifikan sehingga tidak akan membuat tubuh menjadi lemah. Pria akan menjadi lemah biasanya hanya beberapa saat setelah ejakulasi. Akan tetapi, setelah itu kondisinya juga kembali normal.
Baca Juga: Perempuan Jangan Coba Masturbasi Pakai Mentimun! Bisa Nyangkut di Miss V
Dengan demikian, onani sendiri akan memberikan manfaat positif bagi pria tersebut. Namun, pastikan untuk melakukannya tidak berlebihan karena akan memengaruhi kemampuan seksual.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Pelajaran dari Jose Ramos-Horta: Rekonsiliasi Lebih Kuat daripada Balas Dendam
-
Apa Zodiak Paling Imut? Ternyata Ini Jawaban dan Alasannya!
-
3 Sabun Cuci Muka yang Lolos Penilaian Dokter, Bantu Bersihkan Wajah Tanpa Bikin Ketarik
-
Sunscreen yang Bagus itu Merk Apa? Ini 5 Pilihan 'Holy Grail' Menurut Review
-
Kekayaan Ruben Onsu yang Setop Nafkahi Sarwendah selama 6 Bulan
-
4 Trik Feng Shui Sederhana di Kamar Tidur yang Bisa Lancarkan Rezeki dan Karier
-
4 Sunscreen SPF Tinggi yang Direkomendasikan Dokter untuk Cuaca Panas Menyengat
-
Apakah Air Mawar Bisa Bikin Wajah Glowing? Ini 4 Produk Mulai Rp8 Ribuan yang Ramai Diburu
-
Sendalu Permaculture, Jembatan Warga Urban Menuju Hidup yang Lebih Sadar
-
4 Ciri Pelaku Love Scamming Seperti Kasus Fabiola Elizabeth Agnes