Suara.com - Apakah Anda pernah bertanya-tanya mengapa suami Anda tampak begitu betah di kamar mandi? Ruangan kecil ini mungkin menjadi tempat perlindungan bagi suami, di mana dia dapat menghabiskan waktu dengan damai dan tenang.
Alasan Suami Betah Banget di Kamar Mandi
Mengutip dari laman Times of India, berikut adalah alasan mengapa suami Anda betah banget di kamar mandi.
1. Merasa tidak memiliki tanggung jawab lain
Seorang suami biasanya betah banget di kamar mandi hanya saat sedang di rumah. Rupanya, hal ini banyak dilakukan karena beberapa di antaranya mereka berpikir bahwa mereka memiliki banyak waktu luang dan tidak punya kewajiban lain untuk diselesaikan.
Selain itu, ada pula yang memilih untuk berlama-lama di kamar mandi atau toilet demi bisa menghindari peran membantu istri. Pemikiran ini tentu saja terkesan egois dan banyak juga laki-laki yang tidak menyetujuinya.
2. Mencuri waktu tidur
Rupanya, bukan hanya toilet kantor, kamar mandi di rumah juga kerap menjadi pilihan seorang suami curi-curi waktu tidur, terutama bagi mereka yang sudah punya anak.
Banyak suami yang mengaku bahwa kamar mandi merupakan salah satu tempat di mana ia tidak akan diganggu. Pasalnya, jika tidur di kamar, anak-anak mereka, apalagi yang masih kecil, mungkin saja mengganggunya.
Baca Juga: 6 Manfaat Tidur Tanpa Busana, Efektif Kurangi Stres hingga Menambah Kenikmatan Seks
3. Selingkuh
Alasan terburuk mengapa seorang suami betah banget di kamar mandi adalah menggunakan kesendirian tersebut untuk selingkuh.
Perlu diingat bahwa selingkuh tidak harus selalu berhubungan intim dengan orang selain pasangan Anda. Ini juga bisa terjadi ketika Anda chat dengan lawan jenis dan menyembunyikannya dari istri.
Beberapa dari mereka memang beralasan bahwa kegiatan tersebut tidak didasari dengan perasaan. Namun tetap saja yang namanya berbohong atau berusaha menyembunyikan sesuatu demi kebahagiaan diri sendiri bukanlah hal yang bagus.
4. Memuaskan hasrat seksual
Sudah menjadi rahasia umum bahwa salah satu alasan mengapa suami Anda betah di kamar mandi adalah karena mereka sedang melakukan "ritual". Ritual ini mereka lakukan demi memuaskan hasrat seks.
Saat melakukan ritual, mereka pasti membawa ponselnya bersama. Meski sudah memiliki istri, tidak jarang seorang suami tetap merasa butuh melakukan ritual ini demi memberikan kepuasan pribadi.
Jika Anda sebagai istri tidak mempermasalahkannya, tentu saja tidak apa-apa. Namun jika Anda merasa terganggu karenanya, jangan ragu untuk menyampaikannya.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
4 Rekomendasi Skincare Viva Cosmetics Penghilang Dark Spot, Harga Murah Meriah
-
Arab Saudi Puasa Tanggal Berapa? Indonesia Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2026
-
Kapan Sholat Tarawih Pertama 2026? Muhammadiyah dan Pemerintah Resmi Beda Waktu Mulai
-
7 Pilihan Sepeda Lipat Rp500 Ribuan yang Bisa Masuk KRL, Murah Rangka Kuat
-
3 Doa Buka Puasa Ramadan Shahih, Kapan Waktu Mustajab Membacanya?
-
Rekomendasi Menu Sahur Kenyang dan Sehat dari Dokter Tirta, Biar Gak Cepat Lapar!
-
Air Wudhu Tidak Sengaja Tertelan saat Puasa, Bagaimana Hukumnya?
-
5 Pilihan Merek Kurma Tanpa Gula Tambahan: Manis Alami dan Lebih Sehat
-
Link Resmi Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 H, Awal Puasa Segera Diumumkan!
-
The Art of Manifesting: Kenapa Gen Z Butuh Self-Care?