Suara.com - Beredar pengakuan Lady Nayoan yang tak bisa memberikan air susu ibu (ASI) kepada bayinya yang baru lahir, karena suaminya Rendy Kjaernett selingkuh dengan Syahnaz Sadiqah. Emangnya pikiran berpengaruh ke produksi ASI?
Pengakuan Lady Nayoan disampaikan saat berbincang dengan Denny Sumargo di Youtube Curhat Bang, yang tayang Senin (26/6/2023). Dalam podcast tersebut, Lady Nayoan menceritakan bahwa Rendy Kjaernett telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) secara psikis pada dirinya. Namun bukannya minta maaf, Rendy malah jadi marah.
"Emang aku ngelakuin KDRT psikis apa? Emang aku pernah maki-maki kamu? Atau berkata-kata yang kasar?" kata Lady Nayoan menirukan ucapan Rendy pada momen tersebut.
Lady Nayoan melanjutkan, "Tapi menurut aku, aku beralasan, dengan aku hamil diselingkuhin, secara psikis, mental aku, kan, kena."
Efek rasa sakit hati diselingkuhi bahkan berdampak pada Lady Nayoan sebagai ibu menyusui setelah anak ketiganya lahir.
"Sampai aku saja sudah ngebayangin, dari September itu, aku udah ngebayangin nggak mampu kasih ASI ke anak aku," ujarnya kepada Denny Sumargo.
"Karena aku nggak mampu. Secara mental gitu, aku nggak mampu," ucap ibu tiga anak itu.
Sementara itu mengutip Halodoc, penelitian terbaru mengungkap stres bisa menjadi penghambat produksi ASI. Meskipun tidak secara langsung mengurangi produksi ASI, stres ternyata dapat menghambat proses keluarnya ASI. Inilah mengapa pengelolaan stres menjadi kunci penting bagi ibu menyusui untuk memastikan bahwa pemberian air susu kepada si kecil berjalan lancar.
Stres telah terbukti menjadi musuh terbesar bagi ibu menyusui. Ketegangan dan kekhawatiran yang dialami oleh ibu menyusui dapat mempengaruhi proses keluarnya ASI, menghambat aliran susu yang diperlukan oleh bayi. Jika stres tidak diatasi dengan baik, dapat menyebabkan frustrasi dan kecemasan yang lebih besar, memperparah situasi.
Baca Juga: Rendy Kjaernett Tetap Selingkuh Meski Sudah Ketahuan, Lady Nayoan Pasrah Suami Berkhianat ke Syahnaz
Jadi, apa yang dapat dilakukan oleh ibu menyusui untuk mengelola stres mereka? Ahli merekomendasikan beberapa metode efektif yang telah terbukti membantu.
Latihan relaksasi seperti yoga atau meditasi dapat membantu mengurangi tingkat stres. Mendapatkan cukup tidur dan istirahat yang baik juga sangat penting untuk menjaga keseimbangan emosi. Selain itu, penting bagi ibu menyusui untuk mencari dukungan sosial, seperti berbagi pengalaman dengan ibu-ibu lain yang juga menyusui.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Apa Merk Cushion yang Bagus? Ini 8 Rekomendasi yang Sudah BPOM
-
Lipstik Merek Apa yang Dijual di Alfamart? Ini 4 Pilihan Awet Tahan hingga 16 Jam
-
Pompa Air yang Murah Merk Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Versi Review
-
3 Produk Eksfoliator untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika
-
Review Luxcrime Foundation Stick: Coverage Tinggi, Ringan, dan Sawo Matang Approved
-
Cara Melacak HP Hilang dengan Email atau Gmail
-
Cara Melacak HP Hilang dengan Email atau Gmail
-
3 Sepatu Diadora Tanpa Tali, Desain Stylish dan Nyaman untuk Aktivitas Sehari-hari
-
5 Sepatu Jalan Lokal Paling Empuk Harga Rp200 Ribuan, Ada yang Mirip Skechers
-
3 Kipas Angin Tidak Berisik Mulai Rp100 Ribuan, Tidur Nyenyak Tanpa Bising