Suara.com - Bagi beberapa pasangan, biasanya hubungan seks dilakukan agar memiliki keturunan. Pasangan biasanya akan mencoba mengikuti berbagai program agar sang istri bisa cepat hamil setelah berhubungan seks.
Meski demikian, terkait kehamilan ini juga sangat berpengaruh pada berbagai faktor, salah satunya orgasme. Dokter spesialis kandungan dan seksolog, Dokter Boyke mengatakan, orgasme perempuan bisa membuat sperma lebih cepat masuk sehingga mudah adanya pembuahan.
Berdasarkan penelitian, jika orgasme didapatkan pada masa subur, ini akan memberikan peluang kehamilan yang lebih tinggi. Oleh sebab itu, pasangan harus memastikan wanitanya alami orgasme saat berhubungan seks.
“Usahakan orgasme ya usahakan, karena perempuan ada yang namanya mobil itu solar atau lama panasnya sementara laki lebih cepet naik tapi tetep bertahan. Dengan orgasme itu kemungkinan kehamilan apalagi dilakukannya pada masa subur hubungan seksnya yaitu hari ke 11- 17 setelah haid pertama dua hari sekali. Itu kemungkinan naik 30 persen peluangnya, udah ada penelitiannya,” kata Dokter Boyke dalam video yang diunggah di kanal YouTube Kiki Amalia, 6 bulan lalu.
Tidak hanya itu, ketika perempuan orgasme, ini akan membuat mulut rahim terangkat. Jika pria ejakulasi, orgasme itu akan membuat Mr P tersedot. Akibatnya, sperma yang keluar saat ejalkulasi semakin masuk ke dalam.
“Setelah ejakulasi, saat orgasme itu kan mulut rahim terangkat kemudian Mr. P tersedot seakan-akan diajak ke dalem supaya dia mendapatkan sperma yang banyak," jelas Dokter Boyke.
Faktor lain yang penting diperhatikan agar perempuan cepat hamil adalah posisi seks yang dilakukan. Dokter Boyke mengatakan, gaya missionary memberikan peluang tinggi untuk perempuan cepat hamil. Pasalnya, gaya satu ini membuat Mr P masuk ke Miss V lebih dalam. Hal ini memberikan peluang kehamilan yang juga tinggi.
“Gaya yang paling bagus yang utama itu missionary. Karena sperma akan merendam mulut rahim sehingga ketika terendam dia akan cepat,” ujar Dokter Boyke.
Meski demikian, ketika ejakulasi ini ada faktor penting lain yang harus diperhatikan, yaitu letak rahim. Pasalnya, terdapat beberapa perempuan yang mulut rahimnya berada di depan (antefleksi) dan di belakang (retrofleksi). Dokter Boyke menyarankan, jika letaknya menghadap ke belakang, perempuan bisa menungging sehingga sperma dapat masuk.
Baca Juga: Bikin Merinding Bulu Kuduk, Ibu dan Anak Kandung Berhubungan Seks Selama Bertahun-Tahun
"Kita lihat dia ke belakang atau ke depan. Makannya setelah itu bisa nungging atau sujud karena letaknya ke belakang otomatis ia akan masuk spermanya dapet,” pungkas Dokter Boyke.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan