Suara.com - Memasak daging kambing jadi tantangan saat Idul Adha. Termasuk kiat dan cara menghilangkan bau perengus di daging kambing, memangnya ada kiat khusus?
Cara masak daging kambing agar tidak bau perengus pernah dibagikan Ahli Kuliner dan Masakan Indonesia, Chef Sisca Soewitomo. Ia mengatakan, lendir dan lemak pada daging kambing memicu aroma yang khas dan membuat sebagian orang tidak nyaman.
Bahkan menurut Chef Sisca, bau perengus pada daging kambing bisa membuat penikmat kuliner kehilangan nafsu makannya, karena sangat menganggu.
"Supaya tidak bau, pada waktu dia mentah pastikan tidak ada lemak atau lendir yang masih menempel, lendir dari kulit itu. Kemudian kita bersihkan dengan air jeruk nipis. Itu kita tiriskan, akan hilang dan awet, tidak bau," jelas Chef Sisca kepada suara.com beberapa waktu lalu.
"Teknik saya sendiri, saya kasih garam sedikit lalu saya cuci. Maka yang nempel itu akan hilang lemaknya," lanjut Chef Sisca.
Selain kiat dari perempuan yang dijuluki Ratu Boga Indonesia itu, beberapa tips cara menghilangkan bau perengus di daging kambing, mengutip eHow, Rabu (28/6/2023) berikut bisa membantu:
1. Hilangkan Lemak di Daging
Lemak kambing bisa mendominasi aroma bau kambing yang kuat saat diolah, khususnya jika dijadikan sop dan olahan kuah lainnya. Jadi hilangkan lemak daging kambing dengan pisau tajam sebelum memasaknya. Ini disebut sangat efektif untuk mengurangi bau kambing pada masakan.
2. Rendam dengan Garam
Baca Juga: Resep Masak Daging Kambing yang Lezat Usai Salat Idul Adha
Sebelum diolah lebih dulu merendam daging dengan air dingin yang sudah ditambahkan garam kasar, karena bisa menarik rasa dan bau yang kuat dari daging kambing.
3. Pakai Susu atau Butter
Merendam daging kambing dengan susu atau buttermilk punya efek menghilangkan bau perengus. Apalagi buttermilk bisa membuat daging lebih empuk.
4. Dibuat Sate atau Dipanggang
Ini sebabnya banyak orang Indonesia menjadikan daging kurban, khususnya daging kambing dijadikan sate karena bau daging tidak akan terlalu menyengat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?