Evakuasi Kebakaran Toko Bangunan di Sleman: Dua Korban Tewas Ditemukan Dekat Tangga Lantai Tiga

Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:45 WIB
Dua perempuan meninggal dunia terjebak kebakaran di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
BACA 10 DETIK
  • Dua perempuan berinisial W dan S tewas terjebak kebakaran di toko Trans Home, Sleman, pada Kamis, 1 Oktober 2026 malam.
  • Tim Basarnas berhasil mengevakuasi kedua jenazah dari lantai tiga dalam waktu lima belas menit di tengah kepungan asap pekat.
  • Kedua korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, sementara kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.

Suara.com - Dua perempuan ditemukan meninggal dunia setelah terjebak kebakaran di lantai tiga toko bahan bangunan dan elektronik Trans Home di Jalan Jogja-Solo, Kalurahan Kalitirto, Kapanewon Berbah, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kedua korban ditemukan dalam kondisi henti napas dan henti nadi di sekitar tangga lantai tiga saat tim gabungan melakukan evakuasi.

Koordinator Unit Siaga Basarnas Sleman Dhedi Prasetya mengatakan proses evakuasi kedua korban berlangsung selama 15 menit.

"Untuk korban yang pertama yaitu sekitar 8 menit, untuk korban yang kedua 7 menit. Jadi total proses evakuasi selama 15 menit," kata Dhedi kepada awak media, Kamis (1/10/2026) malam.

Kedua korban berjenis kelamin perempuan dan sementara teridentifikasi dengan inisial W dan S.

"Untuk posisi korban berada di lantai tiga berdekatan. Kedua korban berdekatan, berada di sekitar dekat tangga," ujarnya.

Setelah dievakuasi, kedua jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses identifikasi dan pemeriksaan medis.

Asap Pekat

Proses evakuasi sempat terkendala asap pekat dan material berbahaya yang terbakar di dalam toko, seperti cat, barang elektronik, dan tumpukan kardus.

Petugas mengerahkan delapan personel khusus yang dilengkapi alat bantu pernapasan Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA) serta peralatan pemotong pintu.

"Untuk kesulitan tentunya ini termasuk evakuasi dengan medan sempit dan juga banyak hazmat ataupun benda-benda berbahaya, bahan-bahan beracun yang bisa menyebabkan tim evakuasi fail. Jadi perlu tim yang benar-benar kompeten," tutur Dhedi.

Kebakaran menghanguskan sebagian besar isi bangunan. Lantai dasar, lantai satu, dan lantai dua dilaporkan terbakar.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian.

Hingga proses evakuasi korban selesai, petugas pemadam kebakaran masih melakukan pemadaman di sejumlah titik api di lantai dua dan basement.

"Untuk saat ini proses pemadaman masih berjalan. Tapi proses evakuasi korban kita sudah berhenti karena sudah selesai, kecuali nanti ada ditemukan korban berikutnya," pungkasnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com