Suara.com - Sidang kasus penganiayaan David Ozora kembali digelar pada Selasa (4/7/2023) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam persidangan tersebut, Mario Dandy mengatakan ia berhenti menganiaya David Ozora setelah dihentikan oleh Shane Lukas.
Saat itu, Mario Dandy terus menghajar David Ozora meski sudah tak berdaya. David Ozora bahkan sudah terkapar di jalan, tapi penganiayaan terus dilanjutkan hingga Shane Lukas menghentikan Mario Dandy.
Mario Dandy menjelaskan saat penganiayaan itu, ia tak memperhatikan kondisi David Ozora.
"Saya tidak memperhatikan, Yang Mulia. Saya hanya lihat dia sudah di bawah," ungkap Mario Dandy seperti dikutip dalam akun TikTok lensartv.
"Karena dia tidak ada perlawanan, dia tidak ada 'ampun den, ampun den' gitu. Dia cuma diam doang. Saya nggak ada rasa kasihan sama dia saat itu. Saya sudah gelap mata di saat itu," lanjutnya.
Ia lalu mengatakan, emosinya memuncak ketika David Ozora mengatakan tak tahu Agnes adalah pacarnya. Menurutnya, hal tersebut tak masuk akal karena menurutnya David seharusnya sudah mengetahui hal tersebut.
"Karena saat saya ngobrol itu, dia (David Ozora) bilang nggak tahu kalau saya itu sudah pacaran sama pacar saya, Yang Mulia. Pada saat itu, menurut saya nggak logis aja gitu," lanjut Mario Dandy.
Mario Dandy kemudian mengatakan bahwa ia melakukan penendangan bukan atas dasar dugaan pelecehan. "Bukan atas dasar pelecehan itu. Saya cuma minta dari awal tu keterangannya dia dan kalau misalnya emang dia salah, ya dia minta maaf. Tapi apa? Dia cuma membela diri doang," jelas pria 19 tahun itu.
Unggahan ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi video tersebut.
Baca Juga: Imbas Kebiadaban Mario Dandy, David Ozora Suka Ketiduran saat Jalan dan Emosinya Sering Meledak
"Kalau sudah tidak ada perlawanan, artinya sudah tidak berdaya, Dandy," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Enak ya ngomongnya, kayak enteng banget gitu," ujar warganet ini menyoroti gaya bicara Mario Dandy.
"Widih, keren. Nggak ada rasa kasihan katanya," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Kamis (6/7/2023), unggahan ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 1 juta kali di TikTok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan