SUARA CIANJUR - Setelah menjalani perawatan mandiri dan keluar dari rumah sakit, David Ozora, korban penganiayaan oleh Mario Dandy, Shane Lukas, dan terpidana anak AG (15), dikabarkan masih mengalami kondisi fisik dan emosional yang belum stabil.
Pengacaranya, Melissa Anggraeni, mengungkapkan bahwa David masih belum kuat untuk berjalan terlalu lama dan sering ketiduran saat sudah tidak mampu menopang tubuhnya.
"Secara powernya belum stabil tadi Jo (ayah David) sampaikan David berkali-kali ketiduran kalau udah lebih berat ketiduran," kata Melissa kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), (6/7/2023).
Melissa juga menyatakan bahwa David belakangan ini sering merasa emosional.
Ketika mengingat kembali insiden penganiayaan yang ia alami dan dilakukan oleh Mario Dandy Satriyo, Shane Lukas dan terpidana anak AG.
"Emosinya terkait penganiayaan terkait ingatan-ingatan yang lalu baru balik. Amarahnya, kesalnya, sakit hatinya dia dianiaya itu baru muncul," kata Melissa.
Dalam menghadapi kondisi tersebut, David direncanakan akan terus mendapatkan pendampingan lanjutan dari seorang psikolog.
"Minggu depan kembali dengan psikolog. Untuk mengawal proses psikologis david ini, karena lumayan mengganggu dia tidak bisa tidur, dia marah," jelas Melissa. (*)
Baca Juga: 4 Tanda Janin dalam Kandungan Tidak Berkembang, Bumil Wajib Baca!
Berita Terkait
-
Imbas Kebiadaban Mario Dandy, David Ozora Suka Ketiduran saat Jalan dan Emosinya Sering Meledak
-
Dibongkar di Sidang, Dokter RS Medika Sebut David Ozora Alami Kejang-kejang Akibat Aksi Keji Mario Dandy
-
Di Sidang, Dokter RS Ungkap Kondisi David usai Diinjak-injak Mario Dandy: Pingsan dan Tubuhnya Penuh Luka
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial