Suara.com - Grana Padano atau sering disebut juga “King of Cheese” adalah keju yang berasal dari Italia Utara dan sudah dikenal sejak abad ke-12. Grana Padano dibuat dari susu skim milk yang tidak terpasteurisasi namun difermentasi selama dua tahun lamanya sehingga menghasilkan rasa keju yang mature.
Disebut Grana Padano karena memiliki tekstur yang terdiri dari butiran (Grana). Sama dengan keju lainnya, Grana Padano selain rasanya gurih juga memiliki banyak manfaat seperti sumber protein dan kaya akan kalsium.
Protein penting untuk memperbaiki jaringan, membangun otot, dan menjaga kesehatan umum. Sementara kalsium diperlukan untuk pertumbuhan dan pemeliharaan tulang yang sehat, menjaga fungsi otot yang normal, dan menjaga kesehatan gigi.
Mengetahui betapa banyak manfaat keju bagi kesehatan dan citarasanya yang enak membuat Orang Tua (OT) Group meluncurkan Chizmill Balls, camilan yang terinspirasi dari keju Grana Padano dengan dua varian rasa yaitu Truffle Gana dan Grana Cheese. Saat ini produk makanan ringannya tersebut tersedia dalam kemasan 16 gram.
"Ini merupakan salah satu inovasi terbaru, makanan ringan jenis extruded berbahan keju yang diinspirasi oleh keju khas Italia yaitu Grana Padano," terang Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group.
Hal senada dikemukakan pula oleh Devy Anastasia, finalis MasterChef Indonesia Season 9. Saat demo masak makanan berbahan keju Grana Padano ia mengatakan camilan berbentuk bola dengan rasa renyah dan gurih keju asli ini akan memberikan pilihan makanan ringan bagi penggemar keju.
Berbicara soal keju, masyarakat Indonesia tentu tak asing lagi lantaran sudah banyak digunakan sebagai bahan baku utama atau sekadar pelengkap di berbagai olahan makanan di Indonesia. Rasanya yang gurih dan asin mudah diterima oleh lidah masyarakat Indonesia.
Keju cocok dikombinasikan makanan dengan rasa manis dan pedas. Sejak 2018 hingga 2022, Euromonitor mencatat penjualan keju di Indonesia telah tumbuh lebih dari 150 persen. Angka ini menunjukkan bahwa produk olahan susu tersebut semakin digemari oleh masyarakat Indonesia.
Sebagai salah satu perusahaan FMCG di Indonesia, OT Group melihat hal ini sebagai sebuah peluang untuk memperkuat lini produk dengan mengeluarkan produk rasa keju dengan brand chizmill balls.
Baca Juga: 5 Manfaat Konsumsi Keju Cottage bagi Kesehatan
Pertimbangan lain diluncurkananya camilan berbahan keju asal Italia Utara tersebut adalah generasi milenial dan generasi Z merupakan kelompok konsumen yang paling banyak mengonsumsi jenis makanan ringan.
Menurut Statista Market Insight, 55% konsumen makanan ringan di Indonesia adalah kelompok milenial dan Gen Z.
“Market size industri makanan ringan di Indonesia pada tahun 2023 diperkirakan sebesar USD 7.84 miliar. Industri ini masih menjanjikan. Kami memiliki lini produk makanan ringan yang cukup luas dan lengkap. Dari consumer insights yang kami dapatkan, generasi milenial dan generasi Z yang merupakan konsumen makanan ringan terbesar saat ini di Indonesia, cenderung menyukai dan mencoba hal-hal baru, termasuk makanan ringan," terang Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group.
Hal tersebut, sambung dia, merupakan tantangan untuk terus berinovasi menciptakan makanan ringan yang digemari oleh generasi milenial dan generasi Z.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan