Suara.com - Pihak LRT Jabodetabek mengungumkan syarat pendaftaran bagi masyarakat yang ingin ikut uji coba LRT. Uji coba itu akan dilakukan pada 12 Juli sampai 15 Agustus 2023 dengan tarif hanya Rp 1.
Lantas bagaimana cara daftar uji coba LRT Jabodetabek?
Masyarakat yang mau ikut menjajal LRT selama masa uji coba itu harus daftar terlebih dahulu melalui situs https://bit.ly/UjiCobaLRTJabodebek. Pada formulir itu masyarakat harus mengisi nama, alamat, nomor telefon, juga rute yang ingin dipilih.
Terdapat empat rute LRT yang ditawarkan selama fase uji ciba tersebut. Yakni, Dukuh Atas - Harjamukti, Dukuh Atas - Jatimulya, Harjamukti - Dukuh Atas, dan Jatimulya - Dukuh Atas. Masyarakat bisa menjajal salah satuny dengan rute pergi-pulang.
Selama periode soft launching, LRT Jabodetabek akan melakukan perjalanan sebanyak 4 kali sehari dengan jumlah penumpang yang terbatas. Jumlah kuota yang disediakan mencapai 150 penumpang per perjalanan.
Dilihat dari postingan terbaru di Instagram lrt_jabodetabek, setelah mengisi formulir pendaftaran, masyarakat perlu menunggu konfirmasi jadwal keberangkatakan dari Tim LRT Jabodetabek. Konfirmasi jadwal keberangkatan itu harus ditunjukan ketika penumpang akan naik LRT selama masa uji coba.
Konfirmasi perjalanan juga jadwal keberangkatan akan dikirim melalui email, SMS, maupun pesan Whatsapp.
Nantinya, sistem pembayaran dilakukan dengan menggunakan uang eketronik yang masih berlaku. Penumpang juga bisa turun di stasiun mana pun, kecuali stasiun Halim.
Masyarakat yang berencana membawa kendaraan pribadi disarankan untuk parkir di sekitar stasiun LRT. Sebab, stasiun LRT belum menyediakan area parkir. Atau juga bisa lebih dulu naik transportasi umum lainnya yang dekat dengan stasiun LRT.
Baca Juga: Mau Daftar Jajal LRT Jabodebek, Begini Syarat dan Ketentuannya
Masyarakat diperbolehkan makan dan minum di sekitar area stasiun. Tetapi dilarang makan dan minum ketika sudah berada di dalam kereta.
Meski banyak masyarakat yang antusias dengan uji coba tersebut, namun netizen di media sosial LRT mengkritik kalau fase percobaan kali ini kurang siap. Netizen membandingkan dengan fase uji coba MRT yang dinilai lebih rapi.
"Ini kenapa si kaya ga siap," komentar @irmxxxx.
"Kok linknya google doc yaa? Kukira lebih keren daripada pas uji coba MRY, ini uji coba LRT agak ribet kayaknya maaf ya min," kata @carxxxx.
"Itu linknya gak di lock dan open akses ya jadi banyak yg edit," tebak @slmxxx.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya