Suara.com - Kursi adalah benda yang sering kali diabaikan ketika waktunya untuk berhubungan intim tiba. Padahal, meski sederhana, ini dapat meningkatkan pengalaman seks Anda dan pasangan lho.
Anda dapat menggunakannya selama seks oral, vaginal—atau saat melakukan foreplay yang menggairahkan. Intinya adalah, bersenang-senang di luar tempat tidur dapat menanamkan hal-hal baru yang sangat dibutuhkan ke dalam kehidupan seks yang mulai terasa rutin.
“Sebuah kursi dapat memberikan dukungan dan stabilitas, dan bahkan membuat beberapa posisi lebih nyaman dan mudah diakses,” kata Lisa Lawless , seorang psikoterapis klinis yang berspesialisasi dalam kesehatan dan kesejahteraan seksual dan pendiri Kebijaksanaan Holistik seperti dilansir MensHealth.
Ini juga memungkinkan Anda untuk bereksperimen dengan posisi dan sudut baru yang mungkin tidak dapat dilakukan di tempat tidur.
“Ada begitu banyak cara untuk menggunakan kursi sehingga kursi seks Anda dapat berkisar dari yang sangat mendasar hingga akrobatik dan segala sesuatu di antaranya,” tambah terapis seks bersertifikat Laurie Mintz, Ph.D.
"Dan banyak posisi seks kursi membuat Anda benar-benar dekat secara fisik dengan pasangan Anda," tambah dia.
Berikut adalah beberapa posisi seks kursi yang disetujui para ahli yang bisa Anda coba.
1. Bowstring
Menurut Lawless, posisi kursi ini—kadang juga dikenal sebagai "pemanah" atau "busur dan anak panah"—memiliki beberapa nilai jual. Yakni, menawarkan penetrasi yang lebih dalam, serta stimulasi klitoris dan G-spot.
Baca Juga: Hindari Sebelum Berakibat Fatal! Inilah Lima Posisi Duduk Bahaya bagi Kesehatan
"Karena menawarkan kontak mata dan banyak kontak kulit-ke-kulit, itu juga memungkinkan keintiman yang intens," tambahnya.
"Manfaat lain dari posisi ini adalah kemudahan akses ke zona sensitif seksual seperti leher dan payudara," ucapnya.
Cara melakukannya, pasangan A—penerima—berbaring di kursi berlengan sementara pasangan B—pemberi—berlutut tepat di depan. Dari sana, pasangan B dapat melakukan lunge ke depan dengan kaki kanannya, mengangkat kaki kiri pasangan A, dan menggantungkan kaki tersebut di atas bahunya.
Pasangan A harus bersandar dan mengistirahatkan tangan kirinya di bagian luar lutut kanan pasangan B. Mereka juga bisa mengaitkan kaki kanan mereka di belakang paha pasangan B. Pasangan B dapat memegang bagian belakang paha pasangan A sambil menyodorkan.
Jika ini terasa terlalu kuat untuk penerima, mereka dapat menurunkan pergelangan kaki dari bahu pasangannya dan memeluknya di punggung mereka. Begitu berada di posisi ini, kedua pasangan dapat menikmati melakukan kontak mata yang dalam, berciuman, dan saling membelai.
2. The Lap Dance
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Specs untuk Pemula, Mulai Rp200 Ribuan
-
Ramalan Keuangan Zodiak 25 Maret 2026: Ini 5 Zodiak Paling Moncer, Ketiban Rezeki Nomplok
-
5 Body Lotion untuk Mencerahkan dan Meratakan Warna Kulit Setelah Mudik
-
Terpopuler: Bank BCA Kapan Buka? Promo Alfamart Paling Murah Sejagat
-
7 Rekomendasi Sunscreen Ringan Hasil Matte, Tidak Bikin Wajah Kelihatan Berminyak
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas