Suara.com - Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Pandawara Group kembali membuat salut. Mereka berhasil menggerakkan 3700 warga untuk membersihkan pantai terkotor nomor 2 di Indonesia, tepatnya Pantai Jalan Ikan Selar, Bandar Lampung, Senin (10/7/2023).
Sebanyak lebih dari 300 ton sampah berhasil diangkut dalam proses pembersihan itu. Dalam satu hari, mereka berhasil mencapai 35 persen progres perbaikan.
Pandawara Group pun sangat berterima kasih dengan masyarakat dan instansi pemerintah yang hadir. Mereka juga mengungkapkan bahwa proses pembersihan pantai membutuhkan waktu yang panjang.
"Untuk mencapai titik sempurna, memerlukan waktu dan proses yang cukup panjang dikarenakan pantai itu sendiri tidak bisa dibersihkan oleh alat manual," jelas salah satu anggota Pandawara dikutip dari akun TikTok pandawaragroup.
Setelah itu, akun TikTok cacasyahrin1 menunjukkan kondisi satu hari setelah pembersihan Pantai Jalan Ikan Selar, tepatnya pada Selasa (11/7/2023). Video itu menunjukkan masih banyak sampah di pesisir pantai.
Perahu nelayan tampak berlabuh di atas sampah-sampah tersebut. Dalam video tersebut juga disebutkan bahwa nelayan di pantai itu meminta agar sampah tak dibersihkan total.
"Ketua Nelayan Pantai Sukaraja, Maryudi, mengatakan alasan pihaknya tidak menyetujui pembersihan total dikarenakan para nelayan sekitar tidak ada lagi landasan untuk perahu bersandar," tulis pengunggah dalam caption video tersebut.
Unggahan ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi video tersebut.
"Lampung emang agak lain," komentar seorang warganet lain di kolom komentar.
Baca Juga: Perubahan Signifikan Pantai Terkotor No. 2 Bersama Pandawaragroup
Warganet lain ikut berkomentar. "Tinggal ngumpulin ban mobil bekas daripada pakai sampah," ujar warganet ini.
"Kalau begini mah, tahu sendirilah kenapa bisa seperti ini," tulis warganet lain di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Jumat (14/7/2023), video kondisi pantai pasca pembersihan ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 1 juta kali di TikTok.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Kumpul Jelang HUT RI, Sekjen Koalisi Prabowo Bahas Penguatan Kabinet dan Masalah Puluhan Tahun
-
Jembatan Putus Way Pengubuan Belum Juga Diperbaiki
-
Nasib ABK WNI Pascaserangan kapal MV Tihamah di Selat Bab Al Mandeb Yaman Masih Dicari
-
Saham BUMN Ada yang Berpotensi Delisting, Danantara Mau Fokus Ini
-
Kinerja Bank Besar Melaju Pada Kuartal II, BFIN dan BBCA Jadi Saham Kejutan
-
Lockbox Terasa Seperti Dua Film yang Dipaksa Menjadi Satu
-
Pengamanan Diperketat, Helikopter dan Rantis Disiagakan Jelang Kedatangan Prabowo di DPR
-
Pengamat: Amerika Serikat Kehabisan Cara Menekan Iran
-
Prahara Chat Aborsi Viral: Karier Sang Duta Wisata Tio Ferdian Terjerembab
-
Rilis iPhone 18 Bakal "Dicicil", Versi Standar Terpaksa Ngaret Sampai 2027? Ini Bocorannya!