Suara.com - Mimpi basah menjadi pertanda kalau anak laki-laki sudah dewasa atau balig. Saat merasakannya, ini akqn menimbulkan sensasi berbeda sehingga terkadang anak laki-laki bingung harus berbuat apa.
Oleh sebab itu, ketika anak mengalami mimpi basah orang tua memiliki peran penting untuk menjelaskan kepada mereka. Apalagi, bagi yang beragama Islam masa anak menjadi balig ini penting untuk dipahami anak.
Pasalnya, anak mungkin akan merasakan ketertarikan kepada lawan jenisnya. Di sisi lain, dalam Islam juga penting menjaga syahwat kepada lawan jenis sehingga orang tua harus bisa menjelaskan kepada anak akan hal tersebut.
Meski demikian, sebagian orang tua justru merasa bingung bagaimana cara dirinya untuk menjelaskan masalah mimpi basah kepada anaknya. Hal ini karena mimpi basah menjadi pembahasan yang sensitif sehingga butuh menjelaskannya secara hati-hati.
Menanggapi hal tersebut, Buya Yahya memberikan saran untuk para orang tua menjelaskan masalah mimpi basah kepada anaknya. Menurutnya, orang tua dapat menjelaskan mimpi basah secara umum saja. Artinya, jelaskan mimpi basah itu adalah hal normal yang mungkin terjadi, tetapi tidak perlu secara rinci mengenai hal yang dirasakan.
Selain itu, orang tua juga menjelaskan kalau menyukai lawan jenis adalah hal normal saat beranjak dewasa. Di sisi lain, tegaskan juga kalau mereka harus menjaga hasratnya itu karena dalam Islam hukumnya adalah haram.
"Anda tidak perlu susah untuk menjelaskan anda punya gambaran G-obal saja seperti 'anak-anakku sayang ketika kamu sudah memasuki masa dewasa ada kecenderungan dengan lain jenis itu normal itu dijaga, karena ada keharaman'," ucap Buya Yahya dalam video yang diunggah di kanal YouTube Al-Bahjah TV, lima tahun lalu.
Sementara jelaskan juga kepada anak kalau mimpi kemungkinan akan membuat diri merasakan sesuatu yang keluar dalam tubuh. Jelaskan juga kalau saat keluar akan diikuti perasaan nikmat yang tidak bisa diceritakan kecuali mengalaminya sendiri.
"Suatu ketika ada keluar sesuatu dari dalam dirimu, keluar dari syahwat. Enggak bisa diceritakan, sebab cerita rasa lezatnya keluar mani enggak bisa diceritakan kecuali yang punya pengalaman," jelas Buya Yahya.
Baca Juga: Buya Yahya Ungkap Sunnah Membersihkan Miss V: Jangan Pakai Sabun!
Oleh sebab itu, menurut Buya Yahya orang tua khususnya ayah tidak perlu menceritakan detail rada keluarnya air mani dari dalam tubuh. Hal ini karena anak nantinya akan mendapatkan pengalamannya merasakan hal tersebut.
Buya Yahya menyarankan, orang tua bisa jelaskan dengan isyarat sederhana saja. Nantinya, tanpa menceritakan secara jelas anak pasti memahaminya.
"Masalah hubungan keluar mani tidak bisa diceritakan nanti dia punya pengalaman sendiri, karena itu pengalaman yang tidak ia temui sepanjang hidupnya kecuali waktu itu, jadi pakai isyarat saja sudah paham enggak usah nanti detailnya begini-begini," jelas Buya Yahya.
Hal yang bisa disampaikan orang tua kepada anaknya yaitu saat mimpi basah hanya adanya air mani yang keluar disertai rasa lezat.
"Orang tua bisa jelasin 'wahai anakku, nanti saat sudah baligh Anda akan keluar air mani, dengan tanda sebagainya dan biasanya saat keluar nanti diikuti rasa lezat. Udah gitu aja nanti dia juga akan paham," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat