Suara.com - Dengan perkembangan teknologi dan banyak pengetahuan saat ini, masyarakat juga sudah mulai lebih sadar untuk mengonsumsi makanan yang sehat, termasuk mi instan. Melihat hal tersebut, Praktisi Kuliner, Kevindra Prianto Soemantri memiliki tips untuk bisa mengonsumsi mi instan untuk tetap memperoleh kandungan gizi yang seimbang. Kevin menjelaskan, cara ia menjaga hal it dengan melakukan food combining.
Ini adalah cara dengan mengombinasikan mi instan dengan berbagai kandungan gizi lain. Hal ini menjadi cara untuk bisa menyeimbangan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.
“Saya percaya namanya food combining, jadi saya suka mengombinasikan, misalnya mi sudah mendukung karbohidratnya, tapi ada juga tambahan yang jadi topping sehingga balance kandungan nutrisinya. Kalau saya konsepnya ditambah protein hewani dan protein nabati,” ucap Kevin dalam konferensi pers peluncuran Mie Sedaap Baked, Kamis (3/8/2023).
Meski demikian, Kevin menyarankan, agar makanan tambahannya itu tidak dimasak dengan cara digoreng. Itu sama saja membuat kandungan lemak menjadi tinggi. Di sisi lain, terkait banyak atau tidaknya makanan yang dikonsumsi juga tergantung dengan kebutuhan.
Menurut Kevin, jika makanan sehat dikonsumsi berlebihan, tetapi mengacuhkan kandungan gizi lain juga dampaknya kurang baik. Oleh sebab itu, penting melihat kandungan di dalamnya.
“Sebenernya makanan yang sehat jika berlebihan pun juga enggak baik, terlalu sedikit juga enggak, jadi harus bener-bener balance. Jadi harus tahu kalau mau combining juga, hari ini sudah banyak karbohidrat, tapi protein belum. Jadi harus dilihat,” ujarnya.
Hal lain yang Kevin sarankan yaitu, bahan mi instan yang dimakan. Pasalnya, saat ini sudah banyak mi instan yang dibuat dengan bahan lebih sehat. Ini akan membantu mengurangi dampak negatif dari mi instan. Apalagi masyarakat juga sudah mulai sadar akan kandungan dalam makanan. Oleh sebab itu, mi instan dengan kandungan yang sehat akan menjadi opsi untuk tetap menjaga tubuh tetap sehat.
Melihat masyarakat yang mulai sadar akan makanan sehat, WINGS Group Indonesia, melalui WINGS Food membuat mi instan baru, yakni Mie Sedaap Baked. Mi instan yang dibuat ini diproduksi dengan cara dipanggang dan tidak digoreng sehingga menjadi lebih sehat.
Dalam mi instan ini juga membuat dari kandungan yang lebih sehat. Marketing Manager Noodle Category WINGS Group Indonesia, Katria Arintya Anindyantari mengatakan, produknya dibuat dengan bahan rendah lemak, tanpa tambahan MSG dan pewarna buatan.
Baca Juga: Amanda Manopo Lahap Makan Mi Kuah, Lauknya Kriuk-Kriuk tapi Bukan Kerupuk: Nggak Gitu Konsepnya!
Selain itu, bahan mi juga menggunakan bayam hingga kunyit sehingga lebih sehat dibandingkan mi instan pada umumnya.
“Proses pembuatannya (mi) ini dipanggang, tidak digoreng, oleh karena itu kandungannya juga rendah lemak. Dan kita tanpa tambahan MSG dan juga tanpa pewarna buatan, yang paling penting mi kita pakai bayam dan kunyit jadi bagus,” jelas Katria.
Terdapat dua varian rasa yakni Mi Instan Goreng dan Mie Sedaap Baked rasa Soto. Katria menjelaskan, produknya ini ditargetkan bagi masyarakat yang memang mulai sadar akan pentingnya kandungan yang ada di dalam makanan. Dengan begitu, masyarakat juga tetap bisa konsumsi mi instan tanpa takut bahannya tidak sehat untuk tubuh.
“Kami menyasar kepada target pasar anak muda yang aktif dan peduli pada apa yang dikonsumsinya. Jadi dengan mengonsumsi mi instan tetap bisa berdampak baik bagi kesehatan, apalagi ditambah konsep food combining seperti disampaikan mas Kevin tadi,” jelas Katria.
Berita Terkait
-
Siap Lakukan Tur Amerika Serikat, Band Rock Asal Garut Voice Of Baceprot Niat Bawa Mi Instan Hingga Cabe
-
Dikira Bakal Mukbang Nasi dan Mi Instan 2 Nampan, Aksi Pria Ini Malah Bikin Geregetan
-
Saat Tasyi Athayia Dirumorkan Pelit dengan Timnya, Tasya Farasya Justru Tunjukkan Kedekatan: Sampai Liburan ke Jepang!
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bye Kusam! 4 Brightening Pad Solusi Buat Wajah Cerah dan Lembap Seketika
-
Adu Nasib Anak Pelatih Timnas Indonesia: Putra Kluivert Paling Sukses, STY dan Herdman Beda Jalan
-
Lulus S2 di Semarang, WN Afghanistan Malah Dideportasi Gara-Gara Bikin Restoran
-
Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa
-
Cari Bibit Unggul, Ratu Tisha Puji Festival Sepak Bola Rakyat di 5 Kota
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp488,49 Miliar, ISAT dan ANTM Banyak Dijual
-
Masa TNI Disuruh Masak?: Gatot Nurmantyo Kritik Masifnya Militer di Program MBG dan Kopdes
-
Lahir di Tengah Cuaca Panas Ekstrem, Bayi Gajah Sumatera di Padang Sugihan Dapat Perawatan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Bukan Modifikasi Cuaca, BMKG Jelaskan Penyebab Hujan yang Guyur Jakarta Hari Ini