Suara.com - Pandji Pragiwaksono beberapa waktu lalu sempat tinggal di Amerika untuk mengejar karir. Namun, saat ini ia sudah kembali ke Indonesia dan berbagi pengalaman saat tinggal di Negeri Paman Sam itu.
Pandji Pragiwaksono mengungkapkan ia tak betah tinggal di Amerika. Pasalnya, banyak hal yang tak mengenakan dan membuat tak nyaman selama di sana.
"Tidak, saya tidak betah (tinggal di Amerika). Banyak gembel, bau pesing, banjir, banjir," jawab Pandji ketika ditanya betah atau tidak tinggal di Amerika oleh Raditya Dika, dikutip dari akun TikTok muhabidfaezar.
Salah satu yang menurutnya sangat menyebalkan adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) banyak berkeliaran di New York. Sebelumnya, ia juga pernah mengungkapkan keadaan bioskop Amerika yang tak senyaman di Indonesia dalam cuitan di Twitter alias X.
Ia menyebutkan bahwa kursi di bioskop terlalu berdempetan, bahkan terkadang ada gelandangan yang tidur di sana. Ia juga pernah melihat orang yang bertengkar karena berebut kursi.
Selain itu, Pandji juga menyebutkan lantai bioskop yang lengket dan kotor serta pelayanan yang buruk membuatnya tak nyaman.
Kendati demikian, bukan berarti tak ada yang membuatnya senang selama tinggal di Amerika. Pria 44 tahun ini mengungkapkan ia merasa senang karena bisa sering melakukan stand up comedy selama tinggal di New York.
Gaya hidup sebagai komika di Amerika terasa berbeda baginya ketimbang saat tinggal di Indonesia. "Bangun pagi, jam segini lu di sini, naik kereta pindah untuk naik di panggung ini. Itu gue suka," tutur Pandji Pragiwaksono.
Unggahan ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi video tersebut.
Baca Juga: Sinopsis Film Missing, Ketika Teknologi Mendobrak Segala Keterbatasan
"Kalau di Amerika mending di countryside-nya aja lebih adem," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Salut sama Panji udah nyoba ngejar mimpinya, walaupun belum sesuai ekspektasi," ujar warganet ini.
"Sama halnya di Jakarta. Kalau lo nggak punya uang, nggak punya kerja yang enak, berat tinggal di Jakarta. Banyak yang mengadu nasib jadi gelandangan," tulis warganet lain di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Kamis (10/8/2023), unggahan ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 500 ribu kali di TikTok.
Berita Terkait
-
Hampir 2 Tahun Tinggal di New York, Karier Stand Up Pandji Pragiwaksono Belum Juga Jelas: Gue Stres, Anak Minta Pulang
-
Wanita di AS Meninggal Dunia Usai Minum Hampir 2L Air, Ternyara Ini Penyebabnya
-
Kabar Terkini Dosen UII Ahmad Munasir Rafie yang Sempat Hilang saat ke Norwegia? Ternyata Masih Nihil
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar