Suara.com - Sang Penakluk, Panji Petualang kini harus hidup dengan diabetes seumur hidup akibat gula darah tubuhnya melonjak terus menerus. Bahkan lelaki bernama lengkap Muhammad Panji ini disebut harus minum obat diabetes seumur hidup, benarkah?
Lama tidak terlihat, kondisi lelaki penakluk King Kobra kini terlihat kurus dan pucat. Kondisi ini terjadi karena Panji sempat memiliki lonjakan gula darah mencapai 500 miligram per desiliter, dan setelah dilakukan pengobatan diabetes turun menjadi 292 miligram per desiliter.
Penurunan angka gula darah ini masih masuk kategori tinggi karena kadar gula darah normal orang dewasa sebelum makan berkisar 70 hingga 120 miligram per desiliter. Sedangkan setelah makan, gula darah bisa melonjak tapi tidak lebih dari 140 miligram per desiliter setelah 2 jam.
"Kalau dalam medis pengobatan penyakit gula tuh seumur hidup. Dia penyakit kronis, yang ditakutkan bukan gulanya tapi komplikasi ke organ sekitar," ujar Dokter Hafiz yang merawat Panji di kanal YouTube Panji Petualang, dikutip suara.com, Jumat (11/8/2023).
Selain itu Dokter Hafiz juga menyarankan lelaki kelahiran suku sunda itu untuk mengonsumsi insulin agar gula darah itu bisa diserap tubuh dan diubah menjadi energi. Ini karena insulin bekerja seumpama 'kunci' untuk membuka pintu agar gula darah bisa diterima tubuh dengan baik.
"Paling umum dan ampuh sih insulin cuman memang tidak nyaman karena disuntikan kan," jelas Dokter Hafiz.
Adapun umumnya orang dengan diabetes perlu mengonsumsi insulin, karena insulin alami yang dihasilkan tubuh tidak lagi mencukupi untuk mengelola gula darah di tubuh sangat tinggi.
Beberapa waktu lalu dalam wawancara khusus bersama Suara.com, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Dicky Thapary, Ph.D, Sp.PD mengingatkan diabetes remisi atau diebetes bisa sembuh dan lepas obat, selama kondisi sudah diobati sejak tahap awal, yaitu saat pankreas belum rusak atau kondisi hanya gula darahnya saja yang naik, kesembuhan pasien diabetes adalah keniscayaan.
"Ada juga pasien-pasien baru ketahuan umur 30, gula darah tinggi, dokter kasih insulin di awal sampai gula darahnya bagus, setelah bagus dia mulai gaya hidup sehat," ujar dr. Dicky di Jakarta, Rabu 5 April 2023.
Baca Juga: Gula Darah Tinggi, Panji Petualang Kini Harus Minum Obat Seumur Hidup
Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula atau glukosa di dalam darah. Kondisi ini juga sering disebut sebagai penyakit gula atau kencing manis.
Tapi menurut Staf Divisi Metabolik Endokrin Departemen Penyakit Dalam, FKUI-RSCM itu menerapkan gaya hidup sehat bukanlah perkara mudah. Karena butuh waktu hingga berbulan-bulan, seperti membiasakan diri olahraga, konsumsi makanan tinggi serat, dan batasi asupan gula berlebih.
"Saya minta hari ini olahraga 30 menit seminggu tiap hari kan nggak gampang, perlu waktu. Kadang 3 hingga 6 bulan olahraganya bagus, berat badan diatur dan turun," papar dr. Dicky.
Setelah diperiksa kadar gula dalam darahnya baik dan normal secara konsisten, barulah dokter akan melepas terapi insulin yang diberikan. Ini karena dokter menilai, tanpa terapi insulin beban kerja pankreas tidak terlalu berat, karena mampu memproduksi insulin alami secukupnya mengubah gula darah menjadi energi.
"Saya ada beberapa pasien yang lepas insulin nggak ada masalah. Tapi kuncinya sedini mungkin, supaya cadangan pankreasnya masih cukup jadi nggak perlu pakai obat," tutup dr. Dicky.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI
-
Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan
-
Tandon Air yang Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasinya yang Anti-Lumut dan Tahan Lama
-
The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan
-
Cara Atasi Uap Keluar dari Gagang Panci Presto agar Daging Cepat Empuk
-
Saat Ekonomi Sulit, Mal Andalkan Hiburan Anak untuk Dongkrak Belanja?
-
5 Tips Layering Parfum agar Wanginya Tidak Pasaran, Ini Aroma yang Cocok Dipadukan
-
Jerawat Tak Kunjung Sembuh? 4 Rekomendasi Vitamin dari Dokter Estetika untuk Wajah Berjerawat
-
12 Destinasi Wisata Hits di Jakarta untuk Libur Sekolah, dari Pantai hingga Hutan Mangrove