Suara.com - Heboh Presiden Joko Widodo atau Jokowi batuk selama 4 minggu terakhir, akibat polusi udara Jakarta yang memburuk di angka 162 dan masuk kategori berbahaya. Gimana ya caranya cepat pulih?
Diceritakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno yang melihat kondisi atasannya saat rapat terbatas (ratas) di Istana Merdeka, Jakarta. Menurut cerita Jokowi kepada jajaran menterinya, ia tidak pernah mengalami batuk begitu lama.
"Presiden sendiri sudah batuk katanya sudah hampir 4 minggu beliau (Presiden Joko Widodo) belum pernah merasakan seperti ini," kata Sandiaga, Senin, 14 Agustus 2023.
Bahkan kondisi batuk Jokowi juga sudah dikonfirmasi dokter kepresiden, dan dibenarkan jika polusi udara turut memperburuk kesehatan orang nomor satu di Indonesia itu.
Menanggapi ini, Ahli Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Ahmad Sulaeman,MS,PhD memberikan beberapa kiat masyarakat yang mengalami kondisi serupa seperti Presiden Jokowi, antara lain sebagai berikut:
1. Jangan Makan di Tempat Sembarangan
Dikatakan Prof. Ahmad, makanan yang terekspos udara luar ruangan bisa menyebabkan infeksi saluran napas atas atau ISPA. Inilah sebabnya disarankan tidak sembarangan konsumsi makanan yang mudah terkontaminasi debu.
"Makanya saya nggak menyarankan beli makanan di daerah debu beterbangan. Saya juga tidak suka tempatnya terlalu terbuka, jadi debu dan polusinya pasti terkonsumsi. Polusi itulah yang menempel di makanan itu juga. Jadi hati-hati cari tempat kuliner," ujar Prof. Ahmad kepada suara.com, dalam acara Jelajah Gizi 2023 bersama Danone dan Citilink, kepada awak media di Solo, Jawa Tengah, Selasa (15/8/2023).
2. Konsumsi Vitamin C
Baca Juga: BREAKING NEWS! Jokowi Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka di Istana Negara
Prof. Ahmad juga menyarankan agar masyarakat yang mengalami ISPA karena polusi, disarankan mengonsumsi makanan yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh seperti vitamin C.
"Makanan yang bisa mengurangi kondisi ISPA, yang penting tinggi vitamin C. Misalnya konsumsi jeruk, segala macam, apapun yang tinggi vitamin C akan meningkatkan kekebalan. Selain jeruk tidak masalah juga konsumsi vitamin C minum, setiap hari," terang Prof. Ahmad.
Selain vitamin C, bisa juga tambahan mikronutrien berupa vitamin A dan E yang bisa didapatkan dari konsumsi sayuran dan buah-buahan. Ditambah protein yang bisa didapatkan melalui olahan, ikan, daging, telur, susu hingga protein nabati seperti tahu dan tempe.
3. Konsumsi Propolis
Propolis adalah zat resin yang dihasilkan oleh lebah dari bahan dasar yang diambil dari pucuk tumbuhan. Zat ini kaya kandungan flavonoid yang baik sebagai antioksidan, sehingga kerap dimanfaatkan untuk mengatasi beberapa masalah kesehatan.
Menurut Prof. Ahmad propolis ampuh bantu proses penyembuhan radang infeksi saluran napas atas atau ISPA, termasuk juga TBC dan Covid-19. Ia menyarankan propolis dikonsumsi 7 hingga 10 tetes.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123