Suara.com - Laga pertandingan partai final Piala AFF U-23 2023 antara Vietnam vs Timnas Indonesia, malam ini Sabtu (26/8/2023) pukul 20.00 WIB kerap dimanfaatkan sebagai ajang kumpul keluarga. Nah, acara kumpul keluarga untuk nonton sepakbola ini tidak lengkap jika tidak ada camilan. Kira-kira, enaknya apa ya?
Perlu diketahui pertandingan Vietnam vs Indonesia akan digelar di Stadion PTT Rayong, Thailand yang bakal disiarkan langsung televisi swasta SCTV, sekaligus juga oleh layanan siaran langsung di Vidio.
Lantaran sebelumnya Indonesia berbangga hati dengan kemenangannya pada semifinal melawan Thailand dengan skor 3-1 pada Kamis, 24 Agustus 2023. Maka laga final ini tidak boleh dilewatkan oleh seluruh masyarakat Indonesia, untuk memberikan dukungannya dari rumah masing-masing.
Berikut ini 8 rekomendasi camilan nonton bola, khususnya partai final Piala AFF U-23 2023 yang berhasil dirangkum suara.com:
1. Roti Bakar
Roti bakar jadi salah satu pilihan terbaik untuk menonton sepakbol, terlebih jika tidak berniat makan malam. Camilan ini bisa dilengkapi dengan telor mata sapi, salada, dan beberapa sayuran sehingga kandungan gizinya cukup lengkap.
2. Martabak
Camilan khas Indonesia sangat disukai hampir seluruh masyrakat Indonesia. Ini karena martabak disajikan dalam variasi manis atau asin. Martabak manis seperti rasa coklat, keju hingga kacang. Tapi martabak asin bisa berupa martabak telur, agar bisa mewadahi mereka yang menyukai rasa gurih.
3. Kacang-kacangan
Baca Juga: 3 Keunggulan Timnas Indonesia U-23 Dibanding Vietnam, Kebangetan Kalau Kalah
Camilan ini sudah sangat umum asik dinikmati saat dalam acara kumpul keluarga, termasuk di antaranya dalam kegiatan menonton pertandingan sepakbola. Meskipun camilan ini mengandung kalori tinggi, tapi kacang-kacangan mengandung protein baik untuk tubuh. Apalagi jika kacang yang dikonsumsi diolah dengan cara direbus bakal lebih menyehatkan.
4. Keripik
Camilan ini dianggap raja dari segala camilan. Pasalnya sebanyak apapun jumlahnya, kerap tak terasa saat dimakan bersama keluarga menonton sepakbola. Bahkan meski dibeli dengan ukuran besar sekalipun, keripik akan habis dalam waktu singkat apalagi saat mata fokus menonton pertandingan.
5. Jagung Berondong
Bukan hanya di bioskop, jagung berondong juga sangat direkomendasikan disantap saat menonton sepakbola. Tapi jika ingin memeprhatikan kesehatan sebaiknya gunakan sedikit margarin, dan tidak menggunakan garam atau penyedap rasa. Apalagi jangh g berondong mudah dibuat di rumah.
6. Donat
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?