Suara.com - Banyak perusahaan kini terus berupaya untuk menerapkan usaha dan bisnis secara berkelanjutan. Salah satunya yang dilakukan oleh Garudafood berencana untuk mengembangkan green innitiatives yang fokus pada pengurangan penggunaan energi dan emisi.
Mereka juga tengah menjalankan program energi terbarukan (renewable energy) dan bio massa serta mulai menginisiasi penggunaan kendaraan listrik di unit operasional bisnis perusahaan.
Selain itu perusahaan juga melakukan pengurangan penggunaan kertas dan air dalam seluruh kegiatan operasionalnya. Inisiatif strategis tersebut dilakukan dalam rangka memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan dan mengurangi emisi karbon sebagai dampak dari operasional bisnis.
Di samping itu, penggunaan material ramah lingkungan dengan menerapkan prinsip 4R (reduce, reuse, recycle dan return to earth) juga telah diterapkan oleh perusahaan sebagai bagian dari upaya dalam mengurangi limbah plastik dari produk yang dihasilkan.
Deretan inisiatif itu membuat perusahaan tersebut mendapatkan ESG pertamanya di ajang TrenAsia ESG Award 2023 kategori The Consumer Cyclical for Sustainability.
'Kami menjadikan ini sebagai motivasi bagi perusahaan untuk tetap berkomitmen menjalankan aspek ESG secara berkelanjutan di operasional bisnis kami," ujar Head of Corporate Communication and External Relations Garudafood, Dian Astriana dan keterangannya baru - baru ini.
Tahun ini, TrenAsia ESG Award mengusung tema "Responsible Investment for a Better Tomorrow" dengan tujuan sebagai ajakan investasi berkelanjutan Gen Z dan Millenials untuk masa depan yang lebih baik, serta meningkatkan kepedulian pelaku usaha untuk menerapkan bisnis yang bertanggung jawab berlandaskan prinsip keberlanjutan.
Penilaian tidak hanya berdasarkan pada kinerja keuangan dan program-program tahunan, namun juga pada komitmen dan konsistensi perusahaan dalam menjalankan bisnis berkelanjutan. Hasil dari penilaian yang telah dilakukan sejak Juni hingga Agustus 2023, dewan juri memutuskan untuk menganugerahkan penghargaan kepada 58 perusahaan.
Dian mengatakan apresiasi ESG ini menjadi suatu kebanggaan dan merupakan persembahan di ulang tahun Garudafood ke-33 yang jatuh pada 31 Agustus. Tidak hanya itu, penghargaan ini sekaligus momentum untuk memperkuat komitmen untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam proses bisnis secara end-to-end.
Baca Juga: Pemprov DKI Pastikan Gelar Tilang Uji Emisi Tiap Pekan di Lokasi Berbeda
"Caranya dengan memperhatikan aspek ESG untuk menciptakan bisnis berkelanjutan, bertanggung jawab, dan memberikan nilai tambah bagi stakeholders,” ujar Dian Astriana,
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim