Suara.com - Durasi menjadi hal penting bagi para pria ketika berhubungan seks. Pasalnya, ketika durasi hubungan seks tersebut hanya sebentar, hal ini akan dinilai kalau pria tersebut lemah dan kemampuan seksualnya buruk.
Sebab hal itu para pria biasanya akan berusaha untuk membuat dirinya kuat dan tahan lama saat berhubungan seks. Biasanya, para pria akan mencoba melakukan berbagai cara untuk membuat dirinya bisa tahan lama saat berhubungan seks, salah satunya dengan konsumsi jamu.
Beberapa orang percaya, jamu dapat membantu membuat Mr P menjadi kuat dan tahan lama saat berhubungan seks. Oleh karena itu, beberapa pria rutin mengonsumsi jamu agar kemampuan seksualnya menjadi meningkat. Namun, bagaimana kebenarannya?
Menanggapi hal tersebut, dokter spesialis kandungan dan seksolog, Dokter Boyke mengatakan, hubungan antara jamu dan kemampuan seksual ini tergantung dengan kandungan yang ada di dalamnya.
Pasalnya, pada beberapa jamu di pinggir jalan biasanya memang sudah dicampur obat-obatan sehingga memengaruhi kemampuan seksual. Namun, ada beberapa bahan alami yang memang membantu meningkatkan kemampuan seksual seseorang.
“Jamu di pinggir jalan seringkali dicampur dengan obat-obatan. Memang ada beberapa makanan-makanan yang bisa meningkatkan vitalitas kita. Misalnya kita minum jamu yang katanya ada kunyitnya untuk daya tahan tubuh,” ucap Dokter Boyke dalam video yang diunggah di kanal Youtube TonightShowNet, tiga tahun lalu.
Sementara itu Dokter Boyke mengatakan, banyak makanan yang bisa dibuat jamu dan membantu meningkatkan kemampuan seksual, seperti kunyit, purwoceng, lada hitam, jahe dan lain-lain. Beberapa makanan tersebut dapat dibuat menjadi jamu dan bermanfaat untuk tingkatkan kemampuan seksual.
Oleh sebab itu, terkait jamu dan kemampuan seksual ini pada dasarnya memang berpengaruh. Namun, hal ini tergantung bahan yang ada di dalamnya. Apalagi saat ini banyak bahan makanan yang memang membantu meningkatkan gairah dan kemampuan seksual seseorang.
Seseorang bisa mencoba untuk membuatnya sendiri untuk memastikan kandungan di baliknya. Namun, untuk jamu yang dijual di pinggir jalan tidak dapat dikondisikan karena bisa saja sudah dicampur berbagai bahan lainnya.
“Tapi kalau kita makan di pinggir jalan, kita tidak tahu kondisinya seperti apa dan beberapa makanan kita anggap sebagai aphrodisiac, makanan peningkat gairah seks, misalnya cokelat,” kata Dokter Boyke.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Ramalan Zodiak Besok 5 Februari 2026, Siapa Saja yang Diprediksi Paling Hoki?
-
Kapan Mulai Cuti Bersama Lebaran 2026? Ini Aturan Resminya
-
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
-
5 Ide Kado Valentine untuk Suami atau Istri, Bikin Hubungan Makin Harmonis
-
5 Shio Paling Mujur dan Hoki Besok 5 Februari 2026, Cek Apakah Kamu Termasuk!
-
Urutan Skincare Malam untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Tetap Kencang
-
Tempat Curhat Ternyaman, Ini 6 Zodiak yang Dikenal Paling Jago Jadi Pendengar
-
Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
-
Trik Skin Prep agar Foundation Tidak Cakey di Kulit Bertekstur, Rahasia Makeup Mulus Seharian!
-
5 Body Mist Supermarket yang Aromanya Mirip Parfum Jutaan Rupiah