Suara.com - Kaesang Pangarep dikabarkan resmi jadi kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Hal itu ramai diperbincangkan setelah media sosial PSI mengunggah video pendek berisi sosok mirip Kaesang.
Meski tak menampilkan nama secara jelas, voice over dalam video berdurasi 42 detik tersebut terdengar mirip suara Kaesang Pangarep. Hingga akhirnya, kabar tersebut terkonfirmasi hari ini.
PSI Solo bahkan telah memasang baliho besar di Rumah Pemenangan PSI setempat.
"Selamat Datang Bro Kaesang," begitulah tulisan di balihonya, seperti dikutip dari kanal YouTube Berita Surakarta pada Kamis (21/9/2023). Tampak baliho itu juga dilengkapi dengan foto Kaesang kala mengenakan pakaian adat di acara HUT RI 2023.
Bila diingat kembali, Kaesang Pangarep sempat menyatakan tidak mau jadi pejabat negara. Pernyataan itu baru disampaikan oleh suami Erina Gudono pada April 2022 lalu saat jadi bintang tamu podcast Irfan Hakim. Kaesang mengaku malas menjadi pejabat karena gajinya yang kecil.
Tetapi, tak sampai setahun setelah mengatakan hal tersebut, Kaesang berubah pikiran dan mengatakan ingin terjun ke dunia politik. Rencana itu bahkan sampai membuat sang ayah Presiden Joko Widodo juga sampai terkejut.
Sang kakak, Walikota Solo Gibran Rakabuming, mengatakan kalau Kaesang mengatakan rencana itu langsung di hadapan Jokowi saat pulang ke Surakarta atau Solo.
"Yang kami bicarakan di meja makan itu Kaesang. Saya juga kaget, dia secara terbuka menyampaikan ke kami ada ketertarikan di politik," kata Gibran pada Januari 2023 lalu.
Selanh beberapa bulan setelahnya, tepatnya pada Juni 2023, Kaesang kembali mengejutkan publik karena terang-terangan menyatakan akan maju dalam Pilkada di Depok pada 2024. Dia bahkan sudah membuat video pernyataan dirinya ikut Pikkada meski ketika itu belum menjadi kader dari parpol mana pun.
Baca Juga: Ogah Gubris Video Diduga Kaesang Gabung PSI, Hasto PDIP: Kami Bicara yang Konkret Aja
Melihat cepatnya perubahan sikap Kaesang, kenapa sih manusia bisa berubah pikiran terus? Perubahan pikiran dalam otak manusia nyatanya memang bukan sesuatu yang sederhana.
Mengutip Fast Company, menurut Penulis How Minds Change: The Surprising Science of Belief, Opinion, and Persuasion, David McRaney, untuk mengubah pikiran seseorang memerlukan proses yang rumit, karena harus melalui proses asimilasi dari berbagai pertimbangan.
"Ketika otak dihadapkan dengan informasi baru yang menghasilkan disonansi kognitif, kita cenderung meredakan konflik itu dengan memperbarui informasi interpretasi kita atau memperbarui model realitas yang kita hasilkan untuk memahaminya," ungkap McRaney.
Asimilasi adalah saat otak mengambil informasi baru dan menyesuaikannya dengan model pemikiran yang ada di otak. Sedangkan otak akan selalu memperbaharui modelnya, yang hasilnya akan selalu memberikan lapisan pemahaman baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward
-
5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi
-
Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum
-
5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya