Suara.com - Setelah memutuskan untuk kembali bersama, pasangan Rendy Kjaernett dan Lady Nayoan dikabarkan baru saja menjalani pengukuhan pernikahan yang dipandu pendeta Gideon Simanjuntak dari Gereja Tiberias Indonesia.
Disebutkan, pengukuhan pernikahan yang digelar sekitar seminggu yang lalu ini berjalan dengan khidmat. Melansir dari video wawancara di kanal YouTube Intens Invesigasi, Rabu (20/9/2023), Gideon Simanjuntak membocorkan, pengukuhan pernikahan dilakukan di gereja dalam suasana khidmat.
"Mereka datang ke gereja dan mereka mendapatkan pengukuhan pernikahan, dan Puji Tuhan, gereja meneguhkan pernikahan (itu)," ujar Gideon Simanjuntak.
Rendy Kjaernett juga berkali menyesal dan menangisi perbuatannya yang telah berselingkuh. Lady Nayoan disebut telah mengampuni suami sepenuh hati.
“Pastinya, syaratnya terutama buat Rendy menyesali, dan buat Lady mengampuni. Setelah itu gereja menjalankan proses pengukuhan pernikahan,” imbuhnya tanpa merinci tanggal pengukuhan.
Apa itu pengikuhan pernikahan dalam agama Kristen?
Bagi umat Kristen, perceraian memang merupakan hal yang terlarang, karena ada begitu banyak upaya agar pasangan yang menikah dapat menghadapi konflik. Diantaranya adalah dengan menyarankan mereka ikut konseling pernikahan, mediasi dan mendapatkan bimbingan pernikahan dari pelayan gereja.
Setelah upaya tersebut dijalani, biasanya mereka akan mengikuti kembali prosesi pengukuhan pernikahan di gereja. Ini dilakukan bagi pasangan Kristen yang pada waktu menikah belum mengenal Tuhan atau sempat menjauh dari Tuhan.
Pengukuhan pernikahan secara esensi tidaklah berbeda dengan pemberkatan pernikahan, dimana pasangan suami istri melakukan ikat janji di hadapan Allah, pemimpin jemaat dan jemaat sebagai saksinya.
Baca Juga: Katanya Mau Fokus Urus Rumah Tangga Dulu, Syahnaz Sadiqah Malah Pamer Main FTV Lagi
Dikutip MDC Cikarang, yang boleh memimpin pengukuhan pernikahan adalah Pemimpin Jemaat yang memiliki gelar pendeta. Waktu penyelenggaraan pengukuhan pernikahan ditentukan oleh gereja lokal masing-masing.
Ada persyaratan lain yang perlu dipenuhi oleh kedua pasangan yang akan mengikuti pengukuhan pernikahan, yakni pasangan sudah mengalami kelahiran baru, yang penilaiannya berdasarkan wawancara oleh pemimpin jemaat.
Kedua pasangan sudah menerima baptisan air (selam) sebagai wujud komitmen mereka dalam melakukan kehendak Allah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ciri-Ciri Kulkas Boros Listrik, Kenali sebelum Tagihan Membengkak
-
6 Cara Mencegah Bunga Es Muncul di Kulkas agar Mesin Tidak Cepat Rusak
-
3 Aluminium Foil Insulasi untuk Menahan Panas Pada Atap Seng, Rumah Adem dan Tak Berisik
-
5 Cara Atasi Saluran Air Mampet Akibat Tanah atau Lumpur di Rumah
-
Mengenal Kandungan PDRN dalam Skincare, Bahan Aktif Viral yang Bikin Kulit Kencang dan Glowing
-
Cushion Mini yang Bagus Merek Apa? Ini 3 Pilihan Mungil dengan Hasil Maksimal
-
4 Cara Pakai Soda Api untuk Atasi Saluran Air Mampet akibat Rambut atau Lumpur
-
Selain Koi, 6 Ikan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus
-
4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman