Suara.com - Panji Petualang baru-baru ini menjadi sorotan usai menyebut dirinya murtad karena tidak pernah sholat. Dalam podcast bersama Deddy Corbuzier, Panji Petualang mengaku pernah alami sakit teguran dari Allah SWT karena jarang sholat dan tak menyebut syahadat.
"Waktu sakit mungkin Allah kasih hidayah. Jadi Allah nyuruh saya sholat kali yaa, saya jujur bisa dibilang murtad, ya Islam tapi nggak pernah sholat ya murtad namanya," ungkap Panji Petualang dikutip dari kanal Youtube Deddy Corbuzier, Kamis (21/9/2023).
Ungkapan Panji Petualang murtad karena tidak pernah sholat ini lantas menjadi sorotan. Pasalnya, dalam Al Quran dan hadis memang dijelaskan, umat Muslim yang tidak pernah sholat sama saja kafir atau seperti murtad.
Namun, di samping tidak pernah sholat ini, kondisi seseorang dinilai murtad juga bisa karena hal lain. Mengutip pernyataan Buya Yahya dalam kanal Youtubenya, seseorang Muslim yang merendahkan Islam juga bisa disebut sebagai murtad.
“Jadi, intinya begini, kalimat-kalimat yang dianggap sebagai kalimat yang menjadikan sebagai kita murtad, kalau dicermati kesimpulannya mengarah kepada perendahan kepada Islam, Nabi Muhammad dan sebagainya," kata Buya Yahya dalam video di kanal Youtubenya, tiga tahun lalu.
Oleh sebab itu, umat Muslim sendiri tidak boleh merendahkan atau menjelekkan agamanya. Pasalnya, hal ini sama saja mereka tidak percaya dengan ajaran Islam. Maka dari itu, orang tersebut sama saja dengan murtad.
Masalah merendahkan ini juga terbagi menjadi berbagai hal, di antaranya sebagai berikut.
- Memandang rendah kitab Allah Al Quran;
- Meremehkan Rasulullah SAW;
- Memandang rendah syiar-syiar agama;
- Meremehkan hukum-hukum Allah;
- Menganggap remeh janji Allah SWT;
- Memandang rendah ancaman-ancaman Allah.
"Pekerjaannya dengan anggota tubuhnya merendahkan dengan keyakinan. (Contohnya) menginjak Al-Qur'an, Allah, (menjadikan) murtad. Jadi syiar agama direndahkan, (menyebabkan) murtad,” ucap Buya Yahya.
Jika melakukan berbagai hal yang merendahkan Islam itu, orang tersebut harus segera bersyahadat kembali. Syahadat akan membuat orang tersebut kembali menjadi Islam. Namun, tidak hanya bersyahadat, orang tersebut juga harus menjalankan semua ajaran sesuai syariat Islam.
Baca Juga: Menikah Tanpa Restu Orang Tua Dalam Islam Boleh Gak Sih? Begini Penjelasan Buya Yahya
“Mangkanya mungkin kalau kita pernah mendengar di negeri ini ada orang merendahkan Al-Qur'an, merendahkan syariat ya murtad dia sudah. Na‘udzubillah, harus bersyahadat lagi dia," pungkas Buya Yahya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI
-
Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan
-
Tandon Air yang Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasinya yang Anti-Lumut dan Tahan Lama
-
The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan
-
Cara Atasi Uap Keluar dari Gagang Panci Presto agar Daging Cepat Empuk
-
Saat Ekonomi Sulit, Mal Andalkan Hiburan Anak untuk Dongkrak Belanja?
-
5 Tips Layering Parfum agar Wanginya Tidak Pasaran, Ini Aroma yang Cocok Dipadukan
-
Jerawat Tak Kunjung Sembuh? 4 Rekomendasi Vitamin dari Dokter Estetika untuk Wajah Berjerawat
-
12 Destinasi Wisata Hits di Jakarta untuk Libur Sekolah, dari Pantai hingga Hutan Mangrove