Suara.com - Lakukan hubungan seksual bisa jadi waktu yang paling intim bersama pasangan. Tetapi ketika sama-sama sedang sibuk, bukan berarti hal itu tidak bisa dilakukan.
Seks bisa dilakukan dengan cepat atau quickie sex yang tidak melibatkan pemanasan (foreplay), sehingga biasanya hanya berlangsung sekitar 3 sampai 13 menit. Meski singkat, quickie sex tetap bisa menimbulkan kepuasan di antara kedua pasangan.
Dikutip dari Hello Sehat, berikut cara lakukan quickie sex yang benar agar pasangan sama-sama puas.
1. Melakukan banyak ciuman
Seks kilat rasanya memang tidak memerlukan pemanasan yang panjang, tapi bukan berarti harus melewatkan ciuman. Menurut jurnal Evolutionary Psychology, gairah seksual dapat muncul lebih cepat dengan cara berciuman. Selain itu, ciuman juga menstimulasi sistem saraf dan sistem endokrin, memproduksi hormon-hormon yang membangkitkan gairah.
2. Tetap kenakan baju
Seks dengan mengenakan baju bisa memunculkan ketegangan tersendiri. Pasangan semakin tak sabar untuk merasakan sentuhan dari bagian tubuh yang tersembunyi di balik baju.
3. Berganti-ganti tempat
Untuk semakin meningkatkan gairah, jangan lakukan seks cepat di satu tempat saja. Bisa melakukannya di tempat yang berbeda-beda. Pertama, lakukanlah seks di kamar mandi, lalu berpindah ke dapur, lalu berpindah ke kamar tidur.Seks semakin panas ketika ada risiko takut ketahuan. Meskipun tidak ada orang sama sekali di rumaj, lakukan di tempat yang tidak biasa di mana orang mungkin bisa tiba-tiba datang. Dengan begitu, sensasi menegangkan akan semakin terasa.
Baca Juga: 4 Alasan kenapa Harus Menggabungkan Keuangan dengan Pasangan, Makin Sayang?
4. Lakukan apa yang ada dalam fantasi
Fantasi dapat memicu respons seksual secara psikologis karena tubuh secara tidak langsung akan meniru apa yang dipikirkan oleh otak. Selain itu, fantasi seks juga dapat membuat Anda terbebas dari distraksi. Meskipun hanya berada di kamar tidur, bayangkan saja seolah-olah sedang berlibur di pulau eksotis dengan suasana romantis.
5. Menceritakan kisah menggoda
Tetap berkomunikasi meski sedang menikmati hubungan intim yang panas. Bisa saling membisikkan obrolan manis yang berisi pujian atau kisah asmara yang menggoda. Komunikasi selama aksi membuktikan kalau hubungan masih memiliki percikan cinta. Ungkapkan kalimat romantis, terutama yang bisa memicu gairah pasangan sambil saling menyentuh titik-titik sensitif tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Mesin Cuci Front Loading Langsung Kering Tanpa Jemur, Baju Bisa Langsung Dipakai
-
5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026
-
5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
-
Kemenekraf Dukung IDD Pavilion Tembus Dunia, Target Ubah Citra Indonesia Jadi Pusat Desain Global
-
Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas
-
5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah
-
5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama