Suara.com - Nama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ramai jadi perbincangan publik karena diduga terlibat dalam kasus korupsi di lingkungan Kementan. Hal itu didukung dengan adanya penggeledahan yang dilakukan oleh KPK di rumah dinas Syahrul juga di kantor Kementan.
Juru bicara KPK Ali Fikri mengungkapkan, perkara kasus dugaan korupsi yang menyeret nama Syahrul masih berjalan. Sehingga belum bisa dipastikan apakah politisi Nasdem tersebut akan ditetapkan sebagai tersangka atau tidak.
Di sisi lain, Syahrul Yasin Limpo sendiri rupanya kerap menggunakan barang branded saat sedang menjalankan tugasnya sebagai Menteri Pertanian. Salah satu yang tertangkap kamera, Syahrul kedapatan memakai kacamata hitam dari merek Dior.
Pada postingannya di Instagram pada 14 September lalu, Syahrul terlihat mengenakan kacamata hitam dengan bingkai emas ketika lakukan kunjungan ke Desa Kerongkong, Kec. Suralaga, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Di sana, dia memanen cabai di atas lahan 25 hektare.
Syahrul Yasin Limpo mengenakan seragam Kementan berwarna hitam juga kacamata hitam dan topi caping. Kacamata tersebut terlihat jelas saat Syahrul tersenyum ke arah kamera sambil memamerkan hasil panennya.
Kacamata yang dipakai pria 68 tahun itu terlihat sangat mirip dengan Sunglasses Dior BlackSuit N1F Gold Brown. Kacamata tersebut dibungkus dengan bingkai khas Dior yang mengingatkan pada detail jahitan jas Dior Men dan memiliki ukiran logo 'CD'. Bingkai logamnya juga berlapis emas dan dihiasi dengan lensa berwarna coklat untuk tampilan yang halus.
Dilihat dari situs Mode Sens, kacamata tersebut dibandrol seharga 480 dolar Amerika atau setara dengan Rp7,4 juta.
Harga tersebut nyatanya justru lebih mahal dari gaji pokok menteri yang jumlahnya sebesar Rp 5.040.000 per bulan. Besaran gaji menteri itu sesuai dengan aturan PP Nomor 75/2000. Akan tetapi, para menteri juga menerima tunjangan lain selain gaji pokok.
Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 68/2001, tunjangan untuk jabatan menteri negara, jaksa agung, dan Panglima TNI serta pejabat lainnya yang pengangkatannya atau kedudukannya setingkat atau disetarakan dengan menteri, akan diberi tunjangan hingga Rp 13.608.000.
Baca Juga: Diduga Ada Perintah Musnahkan Barang Bukti Saat KPK Geledah Kantor Kementan!
Sehingga Syahrul Yasin Limpo diperkirakan menerima total gaji dan tunjangan sebesar Rp 18.648.000 per bulan.
Selain itu, menteri juga bisa mendapatkan dana operasional yang nominalnya sekitar Rp 120 juta hingga Rp 150 juta. Namun, tunjangan operasional itu hanya dapat dipergunakan untuk membiayai kegiatan tugas menteri, bukan untuk kepentingan pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan