Suara.com - Dalam salah satu acara penobatan sekaligus pidato pertama Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), istrinya Erina Gudono kedapatan pakai tas mewah Fendi seharga Rp 76,6 juta.
Erina Gudono mendampingi suaminya, Kaesang Pangarep jelang penobatannya sebagai Ketum PSI, terlebih jabatan ketua partai ini diembannya saat memasuki tahun politik. Sehingga manuver putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) dianggap sangat berani dan mengagetkan banyak pihak.
Menariknya, Erina Gudono ikut membagikan cerita jelang proses pengukuhan suaminya mengemban jabatan sebagai ketua parpol itu, padahal Puteri Indonesia Yogyakarta 2022 itu sempat berat menyetujui Kaesang terjun ke politik.
"Aku nggak paham tentang dunia politik, dan salah satu keputusan paling berat yang aku buat adalah merestui Mas berjuang disini. Bukan keputusan sehari dua hari tapi udah sangat lama dipertimbangkan," ungkap Erina dalam caption unggahannya dikutip suara.com, Kamis (5/10/2023).
Tapi siapa sangka, di tengah cerita mengiringi unggah foto yang di posting di media sosial pribadinya, Erina Gudono ternyata kedapatan pakai tas mewah keluaran brand ternama yakni Fendi saat menemani suaminya melontarkan pidaton pertamanya meniti karir politik.
Tas mewah itu terlihat bertengger di samping tempat duduk Erina. Ditambah dari sisi warna dan tampilan desainnya tas tangan itu sangat cocok dengan outfitnya di hari tersebut.
Melansir situs resmi Fendi, tas itu termasuk series Peekaboo Iseeu Small dengan warna dove grey lether bag, yang dibandrol dengan harga 159.000 dolar Taiwan atau setara Rp76,6 juta. Harga yang cukup fantastis, hanya untuk sekedar digunakan sebagai tas tangan.
Bahkan jika dibandingkan dengan motor Honda PCX yang sedang hits saat ini, tas tersebut bisa membeli dua unit motor, bahkan masih ada sisanya alias kembaliannya loh. Ini karena menurut situs resmi Asra, harga motor PCX CBS Rp 32 juta, sehingga jika membeli dua unit masih tersisa Rp 12 juta loh.
Selain itu, Erina Gudono juga menambahkan sebelum suaminya resmi masuk partai politik, ia lebih dulu mengkritiknya habis-habisan. Sehingga menurutnya, sang suami akan sudah terbiasa dengan kritik dan masukan yang dilontarkan.
Baca Juga: Erina Gudono Kaget Tahu Sifat Kaesang setelah Nikah: Semua Love Language Ada di Dia
"Percayalah, sebelum dikritik orang lain, aku yang duluan dan paling banyak kritik dan kasih masukan membangun ke Mas dari segala aspek, for the sake of memastikan Mas 1000% sungguh-sungguh dalam mengerjakan ini. Karena gak bisa setengah. Harus yakin," tambah Erina.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai