Bahkan ia mengatakan kalau senjata api itu ia bawa saat menghadiri sidang pembunuhan Mirna Salihin dan juga pada saat wawancara film dokumenter itu.
Punya botol sianida
Dalam sebuah wawancara lawasnya, Edi pernah melontarkan pernyataan yang kontroversial. Ia mengaku memiliki botol sianida, mirip dengan yang digunakan Jessica Wongso untuk meracuni Mirna.
Penggalan video wawancara itu viral karena diunggah ke media sosial, salah satunya oleh akun TikTok @dreezy.wear.
"Saya ada botolnya tuh, yang dia pakai untuk ngeracun. Kelihatan mirip," ucap Edi.
"Dari mana pak Edi tahu bahwa seperti inilah botol yang dipakai?" tanya pembawa acara.
Edi tidak menjawab dengan pasti dari mana ia mendapatkan botol sianida itu. Ia hanya menjawab kalau selama ini instingnya jarang meleset.
Marah foto jenazah Mirna berubah
Ketika kasus kematian Mirna Salihin tengah bergulir pada 2016 lalu, Edi Darmawan pernah marah ketika seorang ahli menyatakan kalau ciri-ciri seseorang yang meninggal akibat racun sianida yakni jenazahnya berwarga merah ceri.
Baca Juga: Dituding Sukai Mirna, Pengacara Bongkar Sosok Kekasih Jessica Wongso: Dia Pacarnya Bule, Komisioner
Sementara ketika itu diketahui jenazah Mirna berwarna biru, sehingga tidak sesuai dengan ciri-ciri yang disebutkan ahli tersebut.
Edi seakan ngotot kalau anaknya meninggal karena Sianida dan berusaha menunjukkan bukti baru kalau jenazah putrinya berwarna merah ceri.
Lakukan PHK sepihak
Dirangkum dari beberapa sumber, Edi Darmawan Salihin diketahui merupakan pemilik PT Fajar Indah Cakra Cemerlang.
Perusahaan itu bergerak di bidang jasa layanan pengiriman barang dan salah satu kantornya berada di kawasan Jakarta Pusat.
Awal 2023, Edi dan perusahaannya dilaporkan oleh puluhan mantan karyawannya ke Polda Metro Jaya akibat PHK secara sepihak.
Kuasa hukum para pelapor, Manganju Hamonangan Simanullang mengatakan, ada 84 karyawan yang di-PHK sepihak oleh perusahaan milik Edi pada 19 Februari 2018.
Berseteru dengan Hotman Paris
Ketika persidangan kasus kematian Mirna Salihin bergulir di persidangan, Edi Darmawan Salihin juga pernah berseteru dengan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.
Hal itu bermula ketika Hotman membuat sayembara bagi siapa saja yang bisa menyadarkan saksi ahli yang dihadirkan jaksa dalam sidang kasus tersebut.
Tak tanggung-tanggung, dalam sayembara itu, Hotman memberikan sebuah mobil mewah Lamborghini seharga Rp12 miliar sebagai hadiahnya.
Menjawab Hotman Paris, Edi lantas menantang pengacara flamboyan itu untuk membuktikan tudingan saksi mengenai pemberian uang senilai Rp140 juta dari suami Mirna ke barista Kafe Olivier.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Tag
Berita Terkait
-
Dituding Sukai Mirna, Pengacara Bongkar Sosok Kekasih Jessica Wongso: Dia Pacarnya Bule, Komisioner
-
Deretan Kasus Kematian Akibat Sianida: Kisah Mirna hingga Dendam Anak pada Ortu
-
Penjelasan Wayan Mirna Salihin Tewas Bukan Karena Kopi Sianida
-
Jessica Wongso Sudah 7 Tahun Mendekam di Bui, Otto Hasibuan Masih Ngotot Tak Percaya Mirna Salihin Tewas Diracun
-
Profil dan Kabar Terbaru Rangga Saputro, Barista Olivier yang Racik Kopi Vietnam untuk Mirna
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung