Dalam film dokumenter itu, Djaja Surya Atmadja sebagai ahli Patologi Forensik sekaligus seorang dosen turut hadir memberikan penjelasan dalam kasus Jessica. Dia mengatakan bahwa sianida yang ditemukan jenazah Mirna hanya berjumlah 0,2 miligram per liter. Djaja mengatakan jumlah itu masih terbilang sangat kecil.
Bahkan sampel yang ditemukan dalam lambung Mirna itu tidak akan memiliki arti apapun dengan kata lain jumlah racun itu seharusnya tidak bisa membunuh korban. "Jumlah 0,2 mg di lambung tidak ada artinya. Sebenarnya yang harus fokus di hati (Mirna), itu tidak ada sianida dan tiosianat," kata dia.
4. Reza Indragiri
Psikolog forensik, Reza Indragiri mengaku mendapat uang tutup mulut agar tidak banyak berbicara mengenai sejumlah kejanggalan di kasus Mirna. Pengakuan itu dia ungkap dalam film dokumenter 'Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso'.
"Ada pihak tertentu sampai menelepon dan meminta saya berhenti bicara. Ada pihak tertentu yang memasukkan uang ke dalam tas saya, maka saya tafsirkan itu merupakan sebuah cara agar saya tidak banyak bicara dalam kasus ini," ujar Reza.
"Kalau saya yang notabene orang biasa tidak punya sangkut paut dengan kasus itu, kenapa orang itu mau kasih saya uang? Saya khawatir ke otoritas penegak hukum, justru pihak ini yang tidak bertanggung jawab, juga ngasih uang dalam jumlah lebih besar. Kekhawatiran seperti itu," imbuh dia.
5. Dewi Haroen
Dewi Haroen merupakan saksi ahli persidangan kasus kopi sianida juga mengelak jika Jessica membunuh Mirna. Padahal ayah mendiang Mirna, Edi Darmawan Salihin mengatakan jika Jessica adalah pembunuh berdarah dingin.
Dewi mengatakan seharusnya seseorang dianggap menjadi pembunuh tidak berdasarkan karakter orang yang terlihat dari kasat mata, tapi harus berdasarkan hal lain. "Kita nggak boleh melihat orang dari hanya karakter, tapi harus pada yang secara hukum alam buktinya. Jangan langsung ke perilaku," ucap dia.
Baca Juga: 7 Kontroversi Edi Darmawan Salihin: Suka Main Perempuan Sampai Konflik dengan Hotman Paris
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
7 Kontroversi Edi Darmawan Salihin: Suka Main Perempuan Sampai Konflik dengan Hotman Paris
-
Dituding Sukai Mirna, Pengacara Bongkar Sosok Kekasih Jessica Wongso: Dia Pacarnya Bule, Komisioner
-
Deretan Kasus Kematian Akibat Sianida: Kisah Mirna hingga Dendam Anak pada Ortu
-
Penjelasan Wayan Mirna Salihin Tewas Bukan Karena Kopi Sianida
-
Jessica Wongso Sudah 7 Tahun Mendekam di Bui, Otto Hasibuan Masih Ngotot Tak Percaya Mirna Salihin Tewas Diracun
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu