Suara.com - Edi Darmawan Salihin, ayah Wayan Mirna Salihin, ternyata tidak ingin Jessica Kumala Wongso dijatuhi hukuman mati. Padahal, Jessica Wongso dalam persidangan dinyatakan terbukti bersalah melakukan pembunuhan kepada Mirna dengan kopi sianida.
Edi rupanya memiliki alasan tersendiri mengapa dia tidak ingin Jessica divonis mati. Bahkan ia juga sampai melakukan hal cukup nekat agar Jessica tidak dihukum mati. Terbukti, aksinya berhasil karena Jessica akhirnya divonis hukuman 20 tahun penjara.
Adapun aksi Edi agar Jessica Wongso tak divonis mati adalah menyembunyikan bukti rekaman CCTV di Kafe Olivier dari persidangan. Adapun video CCTV itu berdurasi singkat dan menunjukkan detik-detik Jessica Wongso diduga memasukkan sianida ke kopi Mirna.
"Kenapa (rekaman CCTV) ini nggak kita keluarkan dulu waktu sidang? Kita nggak mau dia (Jessica Wongso) dihukum mati," kata Edi dalam wawancara eksklusif dengan Karni Ilyas Club pada Jumat (6/10/2023).
Edi ternyata memiliki alasan tersendiri mengapa dirinya tidak mau Jessica Wongso dihukum mati. Bukan karena kasihan, Edi ternyata menilai hukuman mati terlalu ringan untuk Jessica Wongso.
Menurutnya, Jessica Wongso paling pantas mendapatkan hukuman penjara seumur hidup. Alasannya agar pembunuh Mirna itu lebih tersiksa dalam menjalani sisi hidupnya di dalam jeruji besi.
"Biarin dia (Jessica Wongso) kesiksa (di dalam penjara). Kalau bisa seumur hidup maksud saya begitu. Saya maunya begitu, jangan dihukum mati. Keenakan dia, mati mah ditembak mati selesai," ucap Edi dalam wawancara yang diunggah di akun YouTube Karni Ilyas Club tersebut.
Sementara itu, video CCTV yang dimaksud itu ternyata sudah dilihat oleh dua petinggi polisi yang menangani kasus mirna. Mereka adalah Irjen Pol Krishna Murti yang saat itu menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, serta Tito Karnavian pada 2016 silam masih menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.
"Ada gerakan pixel doang (ketika Jessica menuangkan racun sianida ke kopi Mirna). Nah ini (rekaman CCTV diputar). Ini polisi sampai teriak-teriak kesenangan nih (lihat bukti CCTV)," kata Edi.
Baca Juga: Tak Pernah Diungkap ke Publik, Video CCTV Jessica Wongso Ini Bikin Polisi Teriak-teriak Senang
"Perhatikan tangan kiri dia (Jessica Wongso). Ini belum pernah dikeluarkan (video yang menunjukkan Jessica seperti menaruh sianida ke dalam kopi Mirna). Jadi polisi sangat senang sekali itu hari sampai lompat-lompat, dia (Jessica) masukin (sianida) juga," tandasnya.
Berita Terkait
-
Tak Pernah Diungkap ke Publik, Video CCTV Jessica Wongso Ini Bikin Polisi Teriak-teriak Senang
-
Ngeri! Inilah Isi Rekaman CCTV Jessica Wongso Masukin Sianida ke Kopi Mirna, Nama Tito Karnavian Disebut
-
Komentari Kasus Kopi Sianida, Hotman Paris Bingung Keluarga Mirna Pakai Seragam Putih Saat Sidang Putusan Jessica Wongso
-
Ungkap Kejanggalan Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso, Tayangan Otto Hasibuan dan Karni Ilyas Mendadak Hilang
-
Sebut Kasus Kopi Sianida Terang Benderang, Pakar Ungkap Pelaku Pembunuhan Mirna Salihin
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan