Suara.com - Edi Darmawan Salihin mengaku agama yang dianutnya berbeda dengan mendiang sang putri, I Wayan Mirna Salihin. Hal ini terungkap dalam wawancara yang dilakukannya di acara Karni Ilyas Club terkait kasus kopi sianida Jessica Wongso.
Sejumlah cuplikan video wawancara antara Karni Ilyas dengan Edi Darmawan kemudian viral di media sosial. Salah satunya seperti yang dibagikan oleh akun TikTok @/lapakpublik.
Dalam potongan video ini, ayah Mirna dan Karni Ilyas awalnya membahas tentang isu asuransi puluhan miliar yang diduga milik Mirna. Edi Darmawan kemudian menjelaskan bahwa dirinya sama sekali tidak menerima asuransi miliaran milik putrinya.
Edi juga membantah bahwa asuransi Mirna menembus puluhan miliar. Selain itu, dalam kesempatan ini, Edi juga sangat menyakini jika Jessica Wongso memang sosok pembunuh Mirna. Hal ini terlihat dari bukti-bukti yang dikumpulkan pihak penyidik, di mana Jessica dinilai Edi menjadi sosok paling bertanggung jawab atas kematian Mirna.
Tak hanya itu, Edi juga mengaku sudah berusaha untuk ikhlas dan melupakan soal tragedi kematian putrinya. Apalagi, peristiwa itu sudah 7 tahun berlalu, atau tepatnya terjadi pada 2016 silam.
Menurutnya, Mirna sudah bahagia di surga karena mendapatkan keadilan. Adapun keadilan yang dimaksud adalah vonis hukuman Jessica Wongso selama 20 tahun penjara.
Saat mengungkapkan rasa ikhlas inilah, Edi mengaku memiliki agama berbeda dengan Mirna. Ia mengaku merupakan seorang Muslim. Sedangkan putrinya beragama Kristen.
"Udah tujuh tahun ya (kasus kopi sianida Mirna). Om udah lupakan. Karena agama Mirna beda sama saya. Dia (Mirna) Nasrani, saya (menganut agama) Islam. Jadi dia (Mirna) sudah senang dengan Bapa di Surga," kata Edi Darmawah dalam pernyataannya, seperti dikutip Suara.com, Senin (9/10/2023).
Tak hanya membahas mengenai agama, Edi dalam kesempatan ini juga mengungkapkan kekesalannya dengan Netflix. Ia mengaku sudah ditipu oleh Netflix yang membuat film dokumenter "Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso".
Baca Juga: Beda Agama dengan Mirna, Apa Keyakinan Edi Darmawan Salihin Sebenarnya?
Menurutnya, pihak Netlfix sengaja mengadu domba rakyat Indonesia lewat film Jessica Wongso jelang Pemilu 2024. Bahkan, ia menilai bahwa film dokumenter yang dirilis Netflix itu sampai mengganggu Presiden Joko Widodo.
"Para netizen jangan mau dibodohi oleh Netflix. Netflix itu kaya. Saya sudah jelaskan yang punya Netflix itu adalah Jessica Wong orang Singapura. Dia punya Netflix. Nah si bule ini adventurer, kamera aja dia nyewa. Saya kena tipu sama dia," kata Edi Darmawan dalam akun YouTube Karni Ilyas Club.
"Akhirnya diadu domba gini kita bangsa Indonesia yang lagi masa politik ini. Janganlah. Sampai kita menganggu presiden kita yang baik itu, Pak Joko Widodo supaya dia menyelesaikan masa kerjanya, masa baktinya bisa bagus," lanjutnya.
Tag
Berita Terkait
-
Beda Agama dengan Mirna, Apa Keyakinan Edi Darmawan Salihin Sebenarnya?
-
Ulang Tahun ke-35, Jessica Wongso Dapat Ucapan dari Hotman Paris
-
Sosok Jessica Wong yang Disebut Edi Darmawan Ternyata Bukan Orang Netflix, Cuma Ngarang?
-
Ayah Mirna Jelaskan Netflix Adu Domba Jokowi vs Rakyat, Karni Ilyas Delongop Kena Mental
-
Namanya Ikut Disebut Ayah Mirna, ini Profil dan Biodata Eks Kapolri Tito Karnavian
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target