3. Kerap siksa DN
Kecurigaan warga sekitar soal perlakuan keluarga korban pun mulai terungkap saat DN sering berada di luar rumah dan bertemu dengan tetangga sekitarnya. Kondisi DN yang semakin hari semakin memperhatinkan dengan tubuh yang kurus dan banyak luka di sekujur tubuhnya.
DN pun mengaku sering kelaparan. Warga pun mencoba memberikan makanan kepada DN dan membujuk DN untuk menceritakan soal apa yang terjadi dengan dirinya. DN pun bercerita dengan warga bahwa dirinya kerap disiksa oleh anggota keluarganya secara keji.
4. Penyiksaan telah dilakukan selama 6 bulan
Hal yang mengejutkan warga sekitar adalah pengakuan DN yang mengaku sudah disiksa oleh keluarganya sejak 6 bulan terakhir. Penyiksaan ini tak hanya dilakukan oleh ayah korban JA, namun juga dilakukan oleh anggota keluarga lainnya, yaitu ibu tiri, kakak tiri, nenek tiri, bahkan paman kandung korban.
Korban pun mengaku pernah disiksa dengan cara disiram air mendidih oleh sang ayah lantaran dianggap bandel dan mengambil makanan tanpa izin keluarga lain.
5. Korban ditangani Dinsos
Parahnya, DN mengaku sering disekap di ruangan kecil berukuran 1,5 x 1,5 m di rumahnya oleh para anggota keluarga. Tak hanya disekap, bocah ini pun kerap disiksa dengan tangan kosong ataupun dengan barang di rumahnya.
Ia pun disiksa terus-terusan oleh sang ayah, paman, dan ibu tirinya dengan tangan kosong. Sementara itu, kakak tiri dan nenek tiri korban tega menyiksanya dengan cutter dan barang lain di rumahnya hingga membuat DN mengalami banyak luka-luka.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Beri Bocoran Mengenai Cawapres: Sebentar Lagi Pengumuman
Saat ini, DN dilarikan ke RSSA Malang untuk mendapatkan perawatan intensif oleh Dinsos-P3AP2KB Kota Malang. Kondisi tubuh DN yang lemah dan trauma yang dialaminya membuat DN harus ditangani oleh para ahli medis.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Pemkot Malang Siapkan Skema Perawatan untuk Bocah 7 Tahun yang Disiksa Keluarganya
-
Ganjar Pranowo Beri Bocoran Mengenai Cawapres: Sebentar Lagi Pengumuman
-
Bocah 7 Tahun di Malang Jadi Korban Penganiayaan Keluarga Sendiri, Ayah Kandung Hingga Ibu Tiri Lakukan Hal Keji Ini
-
Duh, Satu Keluarga di Malang Tega Siksa Bocah 7 Tahun Hanya Karena Masalah Sepele
-
5 Spot Foto di Malang yang Paling Populer dan Instagramable, Wajib Dicoba
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123