Suara.com - Jelang pemilihan presiden atau Pilpres 2024 yang menghadirkan 3 calon presiden (Capres), Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto. Publik mulai banyak yang mencari tahu riwayat pendidikan capres 2024, siapa ya yang paling mentereng?
Saat ini baru dua pasangan capres dan cawapres yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Ganjar Pranowo - Mahfud MD. Sementara Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming disebut akan mendaftar ke KPU pada Rabu, 24 Oktober 2023.
Penasaran riwayat pendidikan Capres 2024? Berikut ini ulasannya yang berhasil dirangkum suara.com, Selasa (24/10/2023).
1. Anies Baswedan
Anies dilahirkan di Kuningan, Jawa Barat pada tanggal 7 Mei 1969 dari pasangan Rasyid Baswedan dan Aliyah Rasyid. Anies mulai mengenyam bangku pendidikan pada usia 5 tahun. Saat itu, ia bersekolah di TK Masjid Syuhada. Menginjak usia enam tahun, Anies masuk ke SD Laboratori, Yogyakarta.
Setelah lulus SD, Anies diterima di SMP Negeri 5 Yogyakarta. Dia bergabung dengan Organisasi Siswa Intra Sekolah di sekolahnya, dan menduduki jabatan sebagai pengurus bidang humas yang dijuluki sebagai 'seksi kematian', karena tugasnya mengabarkan kematian.
Anies meneruskan pendidikannya di SMA Negeri 2 Yogyakarta. Setelah lulus, pada 1989 ia masuk di Fakultas Ekonomi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta dan lulus pada 1995.
Ia kemudian melanjutkan S2 Master of Public Management di School of Public Affairs, Universitas Maryland Amerika Serikat dan lulus pada 1998. Lalu S3 Departemen Ilmu Politik Northern Illinois University, Amerika dan meraih predikat doktor
2. Prabowo Subianto
Prabowo sempat mengenyam pendidikan SD di Hongkong, lalu pindah ke Malaysia, Swiss. Hingga dia menamatkan SMA-nya di American School di Inggris.
Pada usia 19 tahun tersebut, Prabowo memutuskan untuk masuk pendidikan di Akademi Militer Nasional (AMN) di Magelang, Jawa Tengah. Padahal sebelumnya, ia sudah diterima kuliah di University of Colorado dan George Washington University, Amerika Serikat.
Prabowo lulus di AMN pada tahun 1974. Dua tahun kemudian, ia bergabung dengan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Angkatan Darat. Di satuan inilah yang membesarkan namanya. Ia mulai jadi komandan Peleton Para Komando Group-1. Puncaknya ia menjadi orang nomor satu di Kopassus pada tahun 1996-1998.
Sehingga jika dirincikan, riwayat pendidikan Prabowo Subianto meliputi SD (Hongkong), Victoria Institution (Malaysia), International School (Swiss), American School in London, United Kingdom, 1969, dan AKABRI Magelang (1970-1974).
3. Ganjar Pranowo
Setelah lulus SD, Ganjar Pranowo bersekolah di SMP Negeri 1 Kutoarjo atau saat ini menjadi SMP Negeri 3 Purworejo. Lulus dari sekolah menengah pertama melanjutkann ke jenjang SLTA di SMA Bopkri 1 Yogyakarta. Di SMA, ia aktif dalam kegiatan kepramukaan (Dewan Ambalan)
Selanjutnya Ganjar Pranowo mendapatkan gelar sarjana (S-1) di bidang Teknik Mesin dari Universitas Diponegoro (Undip) di Semarang, Jawa Tengah.
Ganjar Pranowo juga meraih gelar magister (S-2) di bidang Manajemen dari Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta, Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan