"Penyebabnya sendiri belum tahu tapi kaca yang pecah adalah satu lempeng ukuran kaca 122,4 cm," kata Imam Wibowo.
Imam menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan pendalaman termasuk meminta keterangan pengelola. DPU belum mengetahui batas maksimal berapa orang yang diperolehkan berada di atas jembatan kaca.
"Kita akan ukur ketebalan secara detail dan tiap kaca beda perlakuan sendiri apakah pecahnya jadi serpihan atau lempengan," ujar Imam.
5. Kronologi Insiden
Detik-detik kejadian jembatan kaca pecah di Banyumas itu sempat terekam kamera warga. Kejadian bermula ketika 11 wisatawan sedang berada di atas jembatan kaca pada Rabu (25/10/2023) sekitar pukul 10.00 WIB.
Para wisatawan itu terbagi menjadi dua kelompok masing-masing 7 orang dan 4 orang. Wisatawan berjumlah 4 orang melakukan selfie di atas jembatan. Mereka berada di dekat patung berbentuk tangan yang mencengkram.
Ketika asyik selfie, tiba-tiba satu sisi kaca di jembatan pecah dan membuat 4 orang terjatuh. Ada 2 orang wisatawan berpegangan di kerangka jembatan sedangkan 2 lainnya langsung terjatuh ke tanah.
Pengunjung yang melihat insiden ini menolong korban yang tergantung di rangka jembatan. Dilaporkan korban inisial F (49) tewas sedangkan A (41) dalam kondisi kritis. Keduanya adalah wisatawan asal Cilacap, Jawa Tengah.
6. Suara Pecah Jembatan Kaca Mirip Ledakan
Baca Juga: Kocak! Mantan Bupati Banyumas Pamer Kaos Dalam, Bentuknya Sudah Rusak dan Bolong-bolong
Saksi mata bernama Sunarto menceritakan suara pecahnya kaca terdengar keras seperti ledakan. Jembatan kaca itu pecah saat sedang dilintasi wisatawan.
"Itu kaya ledakan, glok, terus krapyak, krapyak, kaca pada jatuh terkena besi-besi itu," ungkap Sunarto ditemui di lokasi.
Sunarto yang kala itu berjaga di toilet di depan kawasan jembatan kaca mengaku melihat 4 wisatawan yang sedang selfie. 2 wisatawan terjatuh sedangkan 2 sisanya tersangkut di jembatan.
7. 2 Korban Selamat Gegara Tersangkut Besi
Sunarto mengungkap bahwa 2 orang dari 4 wisatawan itu berhasil selamat karena tersangkut besi. Sementara 2 orang lainnya terjatuh dan dalam kondisi tak sadarkan diri.
"2 orang jatuh, 2 tersangkut di atas, perempuan semua. Terus saya teriak minta tolong sama orang yang lagi kerja, 2 orang yang jatuh tidak sadarkan diri," tutur Sunarto.
8. Lokasi Insiden Ditutup
Kapolresta Banyumas Kombes Edy Suranta Sitepu mengatakan pihaknya langsung mengecek ke lokasi jembatan kaca. Untuk sementara objek wisata The Geong Hutan Pinus Limpakuwus pun ditutup.
"Kita terima informasi ada kecelakaan ada orang terjatuh dari jembatan kaca. Kita datang dan memasang police line, untuk sementara kita tutup," kata Edy.
Menurut Edy, saat ini pihak kepolisian tengah menunggu tim Labfor Polda Jateng untuk melakukan penyelidikan. Mereka juga akan menggandeng tim ahli untuk menyimpulkan apakah jembatan kaca itu layak digunakan.
9. Pemilik-Pengelola Diperiksa
Polisi pun memeriksa saksi-saksi dalam insiden maut ini. Pemilik dan pengelola objek wisata juga diperiksa.
"Kita sudah melakukan pemeriksaan pengelola dan sebagainya. Ini masih olah TKP dan sedang pendataan, termasuk pihak owner dan pengelolanya," ucap Edy.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Video Viral Detik-detik Korban Jatuh dari Jembatan Kaca di Wisata The Geong Banyumas
-
Polisi Bakal Cek Rekaman CCTV, Selidiki Insiden Jembatan Kaca Pecah di Wisata The Geong Banyumas
-
Tewaskan Satu Orang, Ini Kronologi Jembatan Kaca Pecah di Wisata The Geong Banyumas
-
Braakk! Jembatan Kaca di Wisata The Geong Banyumas Pecah, 2 Orang Terjatuh, 1 Tewas
-
Kocak! Mantan Bupati Banyumas Pamer Kaos Dalam, Bentuknya Sudah Rusak dan Bolong-bolong
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123