Suara.com - Kapolsek Bungaraya, AKP Slamet tengah menjadi sorotan lantaran dicopot dari jabatannya setelah membawa tahanan keluar sel beberapa waktu lalu. Kabar itu dibenarkan oleh Kapolres Siak, AKBP Asep Sujarwadi.
“Sesuai dengan Surat Telegram dari Kapolda Riau, AKP Slamet dimutasi,” kata Asep, Sabtu (28/10).
AKP Slamet dimutasi ke wilayah Yanma Polda Riau untuk pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran kode etik dan profesi seorang polisi.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Hery Murwono, mengungkapkan hingga kini AKP Slamet masih menjalani prosedur pemeriksaan di Propam Polda Riau.
Profil Singkat dan Biodata AKP Slamet
AKP Slamet menjabat sebagai Kapolsek Bungaraya sejak 16 Agustus 2023 lalu, menggantikan AKP Deni Rohmat yang dimutasi ke Kanit 1 Sipammat Subditgasum Ditsamapta Polda Riau.
Sebelumnya, Ia pernah menjabat Wakapolsek Tampan Polresta Pekanbaru, Polda Riau. Saat itu, Ia kerap hadir dalam konferensi pers. Salah satunya yakni saat menyampaikan kronologi kasus curanmor R2 pada Jumat 14 Juli 2023 lalu.
Selain itu, Slamet juga kerap mewakili Kapolsek Tampan Kompol I Komang Aswatama dalam beberapa kegiatan sosial, seperti kegiatan dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional pada Desember 2022 lalu. Sayangnya hingga saat ini belum diketahui lebih dalam terkait sosok AKP Slamet serta rekam jejaknya.
Ajak Tahanan Keluar Tanpa Borgol
Baca Juga: DPRD Riau Dukung Wacana Pemekaran Kabupaten/Kota, Ini Daerahnya
Peristiwa ini bermula ketika adanya foto dan video yang memperlihatkan Suparmin seorang tersangka kasus korupsi pupuk bersubsidi senilai Rp 5,4 miliar sedang berada di kebun sawit bersama AKP Slamet dan sejumlah orang lainnya.
Dalam video yang beredar, Suparmin tampak tidak diborgol dan tak mengenakan baju tahanan. Suparmin juga terlihat mengemudikan mobil, sementara AKP Slamet duduk di sampingnya.
Pada pengakuannya Kapolsek Bungaraya, AKP Slamet mengajak keluar Suparmin lantaran mengaku sakit pada Sabtu (14/10). Sehingga kemudian dibawa keluar. Namun, tidak ada koordinasi pada Polsek sebelum melakukan tindakan tersebut.
“Terkait dia sakit pada hari Sabtu itu, tidak ada informasi dari pihak Polsek Bungaraya, tidak ada koordinasi untuk memberitahukan hal itu,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Siak, Tri Anggoro Mukti.
Saat jaksa melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Suparmin, hasilnya tidak ditemukan keluhan apapun atau bisa disimpulkan bahwa kondisinya baik-baik saja. AKP Slamet juga menyatakan kepada jaksa, Suparmin sedang sakit dan akan dibawa berobat. Namun karena RSUD libur, ia kemudian berinisiatif membawa Suparmin jalan-jalan dengan mengecek kebun sawit.
Sebelumnya, Suparmin merupakan tersangka kasus korupsi pupuk bersubsidi pada 2021. Perbuatan itu dilakukan saat dirinya mengemban jabatan selaku ASN yakni staf di UPTD Kecamatan Kerinci Kanan, Dinas Pertanian Siak. Dalam kasus itu, negara diduga mengalami kerugian mencapai Rp 5,4 miliar. Hasil korupsinya tersebut digunakan untuk kepentingan kebun sawit miliknya.
Saat ini, tersangka kasus korupsi pupuk subsidi tersebut telah dipindahkan Polres Siak untuk melanjutkan proses hukum yang sefang dijalaninya.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Diperiksa Dewas KPK, Alexander Marwata Ungkap Kasus Korupsi Kementan Sudah Dilaporkan Sejak Februari 2020
-
Kejati Sumsel Bakal Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Pasar Cinde Palembang
-
Imbas 17 Tahanan Kabur, Kapolsek Tenayanraya Pekanbaru Dicopot dari Jabatan
-
Pemprov Riau Cabut Izin Usaha Perusahaan Tambang Pasir Laut di Bengkalis
-
Ditahan di Lapas Kelas IIA karena Kasus Korupsi, Karyawan Bank BJB Dikhawatirkan Melarikan Diri
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah
-
Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma
-
Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028
-
Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga