Suara.com - Belakangan ini nama Mahfud MD kembali menjadi perbincangan usai menghadiri talkshow Andy F Noya. Pasangan cawapres Ganjar Pranowo ini sempat terbawa emosi gegara kerap disebut sebagai petugas partai.
Hal itu bermula ketika Mahfud MD membahas mengenai zaken kabinet. Ia mengaku pada kontrak politiknya dengan Ketum PDIP terdapat zaken kabinet yang ia idamkan.
"Dalam kontrak politik kami itu ada kata zaken kabinet. Kalau zaken ini tidak bisa sembarangan," tutur Mahfud di hadapan jurnalis Andy F Noya.
Meski begitu, Mahfud tidak menampik bahwa kabinetnya nanti tetap akan mendahulukan orang-orang dari dalam koalisi.
"Di teman sendiri, kelompok sendiri, itu sudah pasti kan diutamakan daripada kelompok lawan," terang Mahfud.
"Kalau kami menang tentu yang diutamakan kan dari PPP, Hanura, tetapi ada zaken di situ. Tidak sembarang PPP, tidak sembarang Hanura, tidak sembarang Perindo, tetapi yang ahli," lanjutnya.
Bagi Mahfud, kata kunci kabinet idamannya ini adalah mencari tenaga ahli yang diyakininya ada di tubuh partai koalisi pendukung.
"Jangan sembarang orang, itu kata kunci zaken kabinet, yang tadi ditekankan oleh Ibu Mega ketika mengarahkan kami," tegas Mahfud.
Di sisi lain, Andy F Noya tiba-tiba saja menyinggung soal pembicaraan Mahfud MD yang kerap menyebut nama Megawati. Ia pun berasumsi kalau Mahfud sudah tampak seperti petugas partai.
Baca Juga: Adu Rekam Jejak Ridwan Kamil vs Khofifah, Dibidik Masuk Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud
Namun, Mahfud MD tampaknya merespon dengan menggebu-gebu. Pasalnya menurutnya tak masalah jika apa yang ia kerjakan sesuai dengan perintah konstitusi yang dimuat di AD/ART partai.
"Memangnya kalau saya petugas partai kenapa? Kalau petugas partai untuk melaksanakan perintah konstitusi sesuai dengan yang dimuat di AD/ART partai kenapa memangnya?” jelas Mahfud.
"Partai itu kan isinya untuk melaksanakan konstitusi, melaksanakan ideologi. Kalau partai menugaskan seseorang, ‘Kamu laksanakan nih tugas partai untuk konstitusi dan UUD 1945 dan Pancasila’, memangnya kenapa?" sambungnya.
Dalam penjelasan di atas, tampaknya Mahfud MD sangat concern dengan zaken kabinet yang sangat ditekankan pada kontrak politiknya dengan Megawati. Sebetulnya apa pengertian dari zaken kabinet dan fungsi dari hal tersebut?
Arti Zaken Kabinet
Merujuk pada buku berjudul Kamus Politik milik B.N. Marbun, kalau zaken kabinet merupakan kabinet ekstra parlementer yang dibentuk berdasarkan keahlian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus