Suara.com - Sebuah insiden yang terjadi di wahana jembatan kaca The Geong Komplek Hutan Pinus Limpakuwus, Banyumas berbuntut panjang.
Setelah menelan satu korban jiwa dan tiga luka-luka, pihak berwenang menggali perkara lebih dalam hingga menetapkan satu orang sebagai tersangka, yaitu sang pemilik wahana itu sendiri, Edi Suseno.
Menurut informasi yang beredar, pecahnya jembatan kaca tersebut akibat kelalaian Edi Suseno karena tidak pernah melakukan uji kelayakan dan tidak memiliki izin.
Tak sampai di situ, dikabarkan bahwa Edi yang mendesain sendiri wahana jembatan kaca sepanjang 52 meter tersebut.
Jembatan kaca yang menelan korban nyawa itu terbagi menjadi tiga bagian, masing-masing panjangnya 22 meter, 12 meter, dan 19 meter.
Edi dijerat dengan pasal Pasal 359 dan 360 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa. Lantas, siapa sebenarnya sosok Edi Suseno?
Profil Edi Suseno
Edi Suseno adalah pengusaha asal Banyumas yang memiliki banyak bisnis dalam sektor pariwisata, seperti The Geong Baturaden, The Geong Banyumas, dan The Geong Guci Tegal.
Diketahui, pria kelahiran 1960 ini melabeli semua usaha wisatanya dengan nama The Geong. Naas, dalam usaha jembatan kacanya tersebut, Edi harus berurusan dengan hukum.
Baca Juga: Dosa Edi Suseno Pemilik Jembatan Kaca Banyumas: Desain Tak Sesuai SOP, Belum Kantongi Izin
Awalnya, ada empat pengunjung yang semuanya wanita sedang asik berswafoto di jembatan kaca setinggi 15 meter. Tak lama kemudian, kaca yang diinjak mengalami keretakan kemudian pecah sehingga membuat mereka terjatuh.
Dua di antaranya langsung jatuh ke bawah, sementara dua lainnya tersangkut. Satu dari dua yang jatuh dinyatakan meninggal dunia. Ketiga korban yang selamat langsung dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka dan syok berat.
Dalam proses menaikkan nama Edi sebagai tersangka, aparat telah memeriksa setidaknya 16 orang sebagai saksi. Kabar tersiar menyebutkan jika kaca yang digunakan oleh Edi Suseno adalah kaca bekas dengan tebal 1,2 cm dan tinggi 15 cm sehingga tak layak pakai karena cukup membahayakan.
Selain itu, Polresta Banyumas juga bekerja sama dan meminta keterangan dengan ahli kontruksi untuk mendalami perkara ini, termasuk olah TKP.
Alhasil, Edi Suseno ditetapkan sebagai tersangka karena tidak menerapkan SOP dan standar keselamatan serta kelayakan. Sementara untuk wahana yang berada di Tegal, Edi Suseno sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat.
Akibat kejadian tersebut, pihak berwenang menutup sementara wahana jembatan The Geong dan semua wahana sejenis di Banyumas.
Nantinya, akan lebih ditertibkan lagi perihal izin dan uji kelayakan bagi wiraswasta yang akan membuat tempat wisata dengan wahana serupa.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Dosa Edi Suseno Pemilik Jembatan Kaca Banyumas: Desain Tak Sesuai SOP, Belum Kantongi Izin
-
Polisi Tetapkan 1 Tersangka pada Insiden Jembatan Kaca Banyumas, Bangunan Tak Sesuai Standar
-
Tragedi Jembatan Kacah Pecah, Pemilik Wisata The Geong Terancam Hukuman Berat
-
Jadi Tersangka, Pemilik Wisata The Geong Tak Punya Izin Mengoprasikan Jembatan Kaca
-
BREAKING NEWS! Pemilik Wisata The Geong Banyumas Jadi Tersangka Tragedi Jembatan Kaca Pecah
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
5 Amalan dan Bacaan Doa di Hari Tasyrik yang Dianjurkan setelah Iduladha
-
Puasa Setelah Idul Adha Kapan Lagi? Ini Alasan Kenapa Kita Dilarang Berpuasa
-
Apakah Hari Ini Boleh Puasa? Ini Penjelasan Hari Tasyrik setelah Iduladha
-
10 Makanan untuk Menurunkan Kolesterol setelah Makan Daging Kurban
-
Loose Powder Diaplikasikan dengan Apa? Ini Rahasia Makeup Lebih Halus dan Tahan Lama
-
Apa Larangan pada Hari Tasyrik? Ini Amalan yang Dianjurkan
-
10 Cara Olah Daging Kambing Kurban Agar Empuk dan Tidak Bau Prengus
-
Daging Kurban Tahan Berapa Lama di Kulkas? Ini Estimasi Daya Tahannya
-
4 Pilihan Kulkas 2 Pintu Panasonic Paling Hemat Listrik, Dingin Maksimal, dan Awet
-
Kunjungan Wisatawan Naik, Tingkat Hunian Penginapan di Makassar Terus Menggeliat