Suara.com - Tewasnya 8.500 rakyat Palestina membuat kehidupan pribadi Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu jadi sorotan. Termasuk gaya fashion istrinya, Sara Netanyahu kedapatan pamer pakai tas Chanel Rp 160 juta.
Setelah suaminya, Benjamin Netanyahu menolak gencatan senjata untuk mengurangi serangan dan semakin bertambahnya korban jiwa akibat perang, gaya hidup istrinya Sara Netanyahu ikut jadi sorotan masyarakat dunia.
Bahkan tidak jarang, kolom komentar akun Instagram perempuan berusia 64 tahun itu ikut jadi bulan-bulanan, dan dipenuhi komentar bela Palestina atas tindakan brutal suaminya yang menyerang jalur Gaza hingga menyebabkan ribuan anak meninggal dunia dalam hitungan hari.
Kehidupan Sara Netanyahu terbilang glamor sebagai istri pemimpin negara Israel, buktinya saat menghadiri acara fashion alih-alih memakai tas karya lokal, ia malah memamerkan tas rancangan brand ternama Chanel.
Tas itu adalah Medium Classic Handbag Beige Caviar Ghw, yang menurut situs Voila.id dibanderol dengan harga Rp 161 juta.
Tas mewah ini dikenakan Sara saat menghadiri acara untuk mengenang Ratu Elizabeth, termasuk acara fashion Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-78. Ia juga asik berpose dengan para istri pemimpin negara yang hadir sebagai peserta.
Outfit Sara di beberapa kesempatan memang terbilang glamor, terlihat dari setelan one set warna bold seperti hijau stabilo, tosca, baby pink, hingga biru metalik di berbagai acara kenegaraan termasuk juga saat mendampingi suaminya Benjamin Netanyahu.
Bukan hanya setelan outfit blazer one set, di beberapa kesempatan Sara juga terlihat rambutnya sangat rapi, yang menunjukan ia kerap mengandalkan hair stylist ternama untuk menata rambutnya sebelum menghadiri suatu acara.
Perlu diketahui, Sara Netanyahu merupakan istri ketiga PM Israel Benjamin Netanyahu. Dari hasil pernikahan keduanya, terlahir dua anak Yair dan Avner. Setelah sebelumnya Benjamin memiliki seorang anak dari istri sebelumnya.
Baca Juga: Harganya Rp84,7 Juta, Aaliyah Massaid Pamer Isi Tas Mewah Diduga Pemberian Thariq Halilintar
Selain itu Sara juga punya sederet kasus polemik panjang, dari mulai terkenal kasar terhadap pembantu. Sara juga dinyatakan sebagai tersangka korupsi kasus suap pada 2018 silam.
Termasuk Sara sempat jadi sasaran amukan massa, karena kedapatan pergi ke salon saat rakyat Israel melakukan demonstrasi di jalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang