Suara.com - Seorang Guru Besar di salah satu kampus di Lampung harus kehilangan gelar profesor karena ada indikasi kecurangan. Berikut ini biodata Taruna Ikrar yang gelar profesornya dicabut Nadiem Makarim.
Merangkum berbagai sumber, Guru Besar tersebut bernama lengkap Prof dr Taruna Ikrar M Biomed PhD. Gelar profesornya sendiri sudah ia sandang sejak tahun lalu.
Belakangan, Menteri Pendidikan Nadiem Makarim menindak tegas dengan mencabut gelar profesornya setelah diketahui ada kecurangan dalam usulan penyertaan Guru Besar Taruna Ikrar.
Nadiem mengeluarkan Keputusan Mendikbudristek No 48674/M/07/2023 tentang Penyetaraan Jabatan Akademik Dosen tertanggal 30 Agustus 2023 yang berisi pencabutan gelar profesor milik Taruna.
"Mencabut Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 64672/MPK.A/KP.07.00/2022 tanggal 10 Oktober 2022, tentang Penyetaraan Jabatan Akademik Dosen sebagai Profesor atas nama Taruna Ikrar, dr., M.Biomed., Ph.D."
Belum dijelaskan secara rinci kecurangan apa yang dilakukan Taruna Ikrar hingga menyebabkan gelar profesornya dicabut.
Biodata Taruna Ikrar yang Gelar Profesornya Dicabut Nadiem
Taruna Ikrar adalah dosen di Universitas Malahayati Lampung yang berstatus dokter pendidik klinis di prodi Pendidikan Dokter. Ia menerima SK Guru Besar di Universitas tersebut pada 9 November 2022.
Merangkum Pangkalan Data Pendidikan Tinggi atau PDDikti, Taruna adalah lulusan sarjana kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar tahun 1994.
Baca Juga: Biodata Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik, Meninggal saat Main Sepak Bola
Tahun 1997, Taruna Ikrar mendapat gelar profesi dokter dan melanjutkan pendidikan magister farmasi di Universitas Indonesia dan mengantongi gelar M.Pharm tahun 2003.
Lima tahun kemudian, tepatnya tahun 2008 ia mendapat gelar Ph.D.Med.Sc di Niigata University of Pharmacy and Applied Life Science di Jepang.
Sepanjang perjalanan kariernya, ia sudah menelurkan berbagai prestasi seperti menjadi salah satu pemilik paten metode pemetaan otak manusia di tahun 2009.
Metode ini juga yang digunakan oleh para ilmuwan untuk menggambarkan dinamika pada otak manusia secara terperinci.
Ia juga menjadi salah satu penulis yang mempopulerkan sistem AlstR (allatostatin receptor) yang dipublikasikan di jurnal Frontiers of Neural Circuit edisi 20, Januari 2012.
Pada 2014 Taruna Ikrar dan rekannya melakukan penelitian yang tentang kualitas tidur yang dipengaruhi oleh keseimbangan hormon melanin-concentrating hormone (MCH).
Berita Terkait
-
Biodata Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik, Meninggal saat Main Sepak Bola
-
Biodata Yahya Saree Anu, Jubir Militer Yaman Nyatakan Perang ke Israel, Keturunan Aceh?
-
Profil dan Perjalanan Karir Brandon Salim
-
Biodata Founder Grab Anthony Tan yang Dukung Israel
-
Biodata Brahma Aryana, Mahasiswa UNU Gugat Batas Usia Capres yang Dipuji MKMK
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Profil Gus Hilman: Anggota DPR RI Usia 25 Tahun yang Lolos dari Maut di Tol Paspro saat Naik Innova
-
3 Zodiak yang Diprediksi Kehidupannya Lebih Baik dan Sukses Mulai Hari Ini 24 Mei 2026
-
Moisturizer Apa yang Bagus untuk Wajah Kusam? Ini 5 Rekomendasi Produk di Indomaret
-
5 Parfum HMNS Terlaris di Shopee yang Wangi Tahan Lama dan Harganya
-
Mengapa Sumatera Blackout? Ini Penjelasan PLN
-
Pesona Desa Wisata Krebet Bantul: Surga Tersembunyi yang Cocok Jadi Destinasi Touring Akhir Pekan
-
Nilai TKA SD dan SMP Maksimalnya Berapa? Ini Cara Baca Hasilnya
-
Berapa Durasi Film Pesta Babi yang Tayang Gratis di YouTube?
-
Kenali Undertone Kulitmu, Ini 5 Cara Mencegah agar Bedak Tidak Flashback di Kamera
-
Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha 2026